Notification

×

Iklan

Iklan

Usung Moto Lombok Timur Juara, Sekda Lotim Lepas 20 Atlet Pelajar Ikuti O2SN Tingkat Provinsi

Minggu, 28 Juni 2026 | Juni 28, 2026 WIB Last Updated 2026-06-28T14:32:05Z

Prosesi Pelepasan Kontingen Lombok Timur untuk mengikuti ajang O2SN tingkat Provinsi NTB

SELAPARANGNEWS.COM - Sebanyak 20 siswa berprestasi tingkat SD dan SLTP sederajat resmi dilepas untuk mewakili Kabupaten Lombok Timur dalam ajang Olimpiade Olahraga Siswa Nasional (O2SN) tingkat Provinsi Nusa Tenggara Barat (NTB). 

‎Prosesi pelepasan yang penuh semangat ini dipimpin langsung oleh Sekretaris Daerah (Sekda) Lombok Timur, HM. Juaini Taofik, di halaman Kantor Bupati pada Ahad (28/06/2026).

Para atlet pelajar yang berasal dari berbagai sekolah di bumi Gumi Selaparang ini akan berlaga di enam cabang olahraga (cabor) unggulan, yaitu renang, pencak silat, gimnastik, panjat tebing, atletik, dan badminton.

‎Dalam arahannya, Sekda Juaini Taofik mengingatkan para atlet bahwa olahraga merupakan salah satu dari tujuh kebiasaan anak Indonesia Hebat. Melalui O2SN, karakter, mental, serta sportivitas siswa diharapkan dapat tertempa dengan baik. 

‎Namun, sebagai sebuah ajang prestasi, ia juga menekankan pentingnya daya juang yang tinggi untuk menghadapi persaingan ketat dengan daerah lain.

"Karena ini adalah pertandingan, tidak ada sesuatu itu bisa kita raih secara biasa. Maka harus dengan cara disiplin, harus dengan semangat juang di bawah bimbingan para official," pesan Sekda membakar semangat para atlet.

Lebih lanjut, Sekda menyampaikan pesan khusus dari Bupati Lombok Timur agar para duta olahraga ini mampu meneruskan tren positif prestasi daerah di berbagai ajang regional maupun nasional.

"Pak Bupati juga berpesan, mudah-mudahan seperti kejuaraan-kejuaraan lain yang kita ikuti, Lombok Timur motonya sekarang ini adalah Lombok Timur Juara. Apapun yang kita ikuti, mudah-mudahan kita bisa menjadi juara," tekannya optimis.

‎Di hadapan para pelatih dan orang tua, Sekda juga menggarisbawahi pentingnya menjaga adab selama bertanding. Menurutnya, esensi dari kompetisi bukan sekadar menang atau kalah, melainkan bagaimana membentuk mentalitas yang sehat. 

‎Ia berpesan agar para siswa tidak jemawa saat meraih kemenangan, dan tidak rendah diri jika harus menerima kekalahan. Ia meyakinkan bahwa di tengah berbagai keterbatasan yang ada, prestasi terbaik tetap sangat mungkin diraih.

Ajang O2SN ini tidak hanya menjadi panggung untuk memamerkan talenta para peserta didik, tetapi juga menjadi strategi penting pemerintah daerah dalam menjaring dan membina bibit-bibit atlet potensial yang diharapkan mampu mengharumkan nama Lombok Timur di masa depan.

Acara pelepasan tersebut turut dihadiri oleh Plt. Kepala Dinas Pendidikan dan Kebudayaan (Dikpora) beserta jajaran, tim pendamping, serta para orang tua siswa yang memberikan dukungan penuh bagi putra-putri terbaik daerah. (SN) 

×
Berita Terbaru Update