Notification

×

Iklan

Iklan

Kepala SPPG Pohgading 2 Diganti BGN Usai Dilaporkan, Mitra Dapur Harap Jadi Pelajaran Bagi Semua

Senin, 27 April 2026 | April 27, 2026 WIB Last Updated 2026-04-27T13:50:06Z

Kantor BGN RI

SELAPARANGNEWS.COM - Babak baru menyelimuti operasional Satuan Pelayanan Pemenuhan Gizi (SPPG) Pohgading 2 yang berlokasi di Desa Kerumut, Kecamatan Pringgabaya, Lombok Timur. Buntut dari laporan pengaduan yang dilayangkan oleh pihak Mitra, Badan Gizi Nasional (BGN) secara resmi melakukan pergantian pucuk pimpinan di lembaga tersebut.
‎Langkah tegas ini diambil BGN setelah mencuatnya gejolak yang sempat memicu perhatian publik. Perwakilan Mitra SPPG Pohgading 2, Usnadi mengonfirmasi bahwa pihaknya telah menerima surat pemberitahuan resmi mengenai penempatan Kepala SPPG yang baru untuk memimpin operasional dapur gizi di wilayah tersebut.
‎"Ya kami sudah menerima surat penempatan Kepala SPPG yang baru," ujarnya. Senin, (27/04/2026).
‎Persoalan ini mulai terendus publik setelah surat penangguhan (suspend) operasional dapur yang bersangkutan tersebar luas di media sosial beberapa waktu lalu. Penutupan sementara tersebut tertuang dalam surat resmi BGN melalui Deputi Pemantauan dan Pengawasan Wilayah III dengan Nomor: 1419/D.TWS/04/2026 tertanggal 7 April 2026.
‎Dalam surat tersebut, salah satu poin krusial yang menjadi dasar pertimbangan BGN adalah laporan dari Yayasan Insan Cendikia Awaludin Sa'diah Lombok Timur Nomor: 001/YICAS-K/11/2026. Laporan tersebut berisi pengaduan terkait dugaan pelanggaran yang dilakukan oleh Kepala SPPG sebelumnya.
‎Usnadi mengungkapkan bahwa terdapat beberapa poin utama yang dilaporkan kepada otoritas pusat. Dua di antaranya menjadi sorotan tajam, yakni terkait masalah etika kepemimpinan sebagai Kepala SPPG serta adanya permintaan-permintaan yang dinilai tidak wajar dan memberatkan pihak Mitra.

SPPG Pohgading 2 di Samping Kantor Desa Kerumut, Kecamatan Pringgabaya, Lombok Timur
‎Pihaknya berharap peristiwa ini menjadi pelajaran berharga, baik bagi jajaran SPPI maupun para Mitra dalam menjalankan program unggulan pemerintah ini. "Integritas dan profesionalisme harus menjadi panglima," ucapnya. 
‎Ia juga menekankan agar ke depannya, pihak SPPI menjalankan tugas sesuai dengan regulasi dan Standar Operasional Prosedur (SOP) yang telah ditetapkan. Di sisi lain, Usnadi memberikan pesan penyemangat kepada para Mitra agar tetap berani bersuara dan tidak merasa takut jika menemukan oknum petugas yang bertindak melampaui batas kewenangan dalam operasional dapur.
‎Pergantian kepemimpinan tersebut diharapkan mampu memulihkan suasana kerja yang kondusif di SPPG Pohgading 2, sehingga program pemenuhan gizi nasional di Kecamatan Pringgabaya, dapat berjalan optimal, transparan, dan tepat sasaran tanpa adanya hambatan etika maupun praktik yang menyimpang.
‎Dikonfirmasi terpisah lewat WhtsApp, Pokcam SPPG Kecamatan Pringgabaya, Pinda Sugiarto membenarkan adanya pergantian kepala SPPG Pohgading 2 tersebut. Sementara untuk Kepala SPPG yang lama, kata Pinda, kemungkinan ditugaskan ke luar daerah oleh BGN.  "Benar sudah diganti sama SPPI dari Bima, Perempuan," pungkasnya.  (Yns)
×
Berita Terbaru Update