Notification

×

Iklan

Iklan

Petani Lombok Timur Harapkan Subsidi Bunga KUR dan Dukungan Infrastruktur dari Pemerintah

Senin, 08 Juni 2026 | Juni 08, 2026 WIB Last Updated 2026-06-08T08:13:38Z

Gambar Ilustrasi

SELAPARANGNEWS.COM – Seorang petani asal Desa Boyemare, Kecamatan Sakra Barat, Lombok Timur, Taufiqurrohman, berharap Pemerintah Kabupaten Lombok Timur dapat memberikan bantuan subsidi bunga Kredit Usaha Rakyat (KUR) bagi petani. Harapan tersebut disampaikan mengingat sektor pertanian di Lombok Timur telah menjadi penyumbang utama pertumbuhan ekonomi daerah. 


Bahkan, sektor riil ini telah menjadikan pertumbuhan ekonomi Lombok Timur tertinggi di Pulau Lombok sebagaimana diungkapkan Bupati H. Haerul Warisin yang dikutip sejumlah media massa. 


‎Karena itulah Taufiqurrohman menilai bahwa sudah seharusnya dukungan besar juga diberikan kepada para petani, dalam bentuk subsidi Bunga KUR tersebut. 


Menurutnya, program KUR yang disalurkan perbankan sudah berjalan baik dan sangat membantu petani dalam memperoleh akses permodalan, namun karena bunganya, kadang hanya cukup untuk membiayai kebutuhan proses tanam. 

‎“Konsep KUR untuk petani sudah bagus dari pihak bank, tidak ada kesulitan yang berarti. KUR bagi petani itu sangat penting karena kehidupan petani ibarat habis pakai. Setelah panen, hasil yang diperoleh biasanya habis digunakan untuk membayar biaya produksi dan memenuhi kebutuhan hidup sehari-hari selama masa pengerjaan lahan,” ungkapnya kepada media ini. Senin, (08/06/2026) 

‎Dukungan pemerintah dalam bentuk bantuan bunga KUR tersebut, lanjutnya, akan sangat meringankan beban petani, terutama mereka yang terus berupaya meningkatkan produktivitas pertanian di tengah berbagai keterbatasan ekonomi. 

‎Taufiqurrohman mengaku telah mengelola lahan baru cetak selama sekitar 10 tahun terakhir dengan mengubah lahan tandus menjadi lahan produktif secara mandiri. Bahkan, ia membangun saluran irigasi sepanjang sekitar satu kilometer tanpa dukungan pemerintah.

‎“Saya membuat irigasi sepanjang satu kilometer secara swadaya, meskipun manfaatnya digunakan oleh banyak petani. Begitu juga jalan usaha tani yang saya buka dengan biaya sendiri,” katanya.

‎Selain bantuan bunga KUR, ia juga berharap pemerintah daerah dapat memberikan dukungan berupa pembangunan sumur bor untuk menunjang kebutuhan air pertanian di wilayahnya.

‎“Harapan besar saya, pemerintah bisa membantu pembuatan sumur bor. Air adalah penentu keberhasilan petani. Lokasi kami sangat jauh dari saluran sekunder maupun primer, sehingga kondisi itu sering menyebabkan kami mengalami gagal panen,” ungkapnya.

‎Ia menegaskan bahwa keberadaan infrastruktur air yang memadai akan memberikan dampak besar terhadap peningkatan produktivitas pertanian, kesejahteraan petani, serta ketahanan pangan di Lombok Timur.

‎Dengan kontribusi sektor pertanian yang cukup besar terhadap perekonomian daerah, para petani berharap pemerintah daerah dapat memberikan perhatian lebih melalui kebijakan yang mendukung akses permodalan dan pembangunan infrastruktur pertanian guna mendorong peningkatan hasil produksi dan kesejahteraan masyarakat tani. (Yns) 

×
Berita Terbaru Update