Notification

×

Iklan

Iklan

‎Majukan Potensi Pesisir, Pemkab Lotim Hibahkan Lahan Ekas ke UNRAM untuk Pusat Riset

Jumat, 01 Mei 2026 | Mei 01, 2026 WIB Last Updated 2026-05-01T06:55:32Z

Penandatanganan Hibah oleh Bupati Lombok Timur H. Haerul Warisin bersama Rektor Universitas Mataram

SELAPARANGNEWS.COM - Pemerintah Kabupaten Lombok Timur resmi menghibahkan lahan di kawasan Ekas kepada Universitas Mataram (UNRAM) sebagai langkah strategis memajukan potensi pesisir dan kualitas sumber daya manusia. Penandatanganan dokumen hibah tersebut dilakukan langsung oleh Bupati Lombok Timur, H. Haerul Warisin bersama Rektor UNRAM di Ruang Rapat Bupati pada Kamis kemarin, (30/04/2026).

‎Lahan hibah tersebut nantinya akan diproyeksikan sebagai pusat pembangunan Pusat Penelitian Rumput Laut dan Klinik Spesialis Kedokteran Kepulauan. Sinergi ini diharapkan mampu menjadikan Ekas sebagai episentrum riset kelautan sekaligus pusat pelayanan kesehatan spesialis bagi masyarakat kepulauan.

‎Bupati Haerul Warisin berharap pemanfaatan lahan oleh UNRAM ini dapat terintegrasi dengan program *Kampung Nelayan Merah Putih yang sudah ada di Ekas. Menurutnya, keberadaan pusat riset ini akan semakin lengkap dengan rencana pembangunan Stasiun Pengisian Bahan Bakar Umum Nelayan (SPBUN) dan pabrik es batu di lokasi yang sama.

‎"Kami ingin menjaga stabilitas harga di lapangan dan memastikan nelayan kita mendapat dukungan fasilitas yang lengkap, mulai dari riset hingga infrastruktur ekonomi melalui Koperasi Desa/Kelurahan Merah Putih (KDKMP)," ujar Bupati.

‎Selain isu kelautan, pertemuan tersebut juga membahas isu kesehatan krusial dalam RPJMD Lombok Timur, terutama mengenai pemenuhan proporsi dokter spesialis. Bupati menyoroti pentingnya ikatan pengabdian bagi para lulusan kedokteran yang telah mendapatkan subsidi pendidikan dari daerah.

‎"Kami membangun komunikasi dengan Pak Rektor agar kerja sama ini lebih teknis. Harapannya, mahasiswa spesialis yang kita bantu pendanaannya memiliki ikatan kuat untuk kembali mengabdi ke daerah asal," tegasnya.

‎Di sisi lain, Bupati juga memaparkan kondisi fiskal daerah yang kini terkonsentrasi pada penonaktifan kepesertaan BPJS Kesehatan masyarakat. "Jika kami tidak menemukan siasat yang tepat, Pemda harus menambah beban anggaran sekitar Rp55 miliar untuk BPJS. Namun, Lotim tetap berkomitmen membangun fasilitas kesehatan sedikit demi sedikit," tambah Bupati.

‎Rektor UNRAM, dalam diskusinya, menyambut baik hibah lahan ini dan bermaksud menjajaki kerja sama lebih dalam, termasuk mengenai pemenuhan sarana gedung kuliah. Rektor juga mengungkapkan bahwa pihaknya terus memberikan afirmasi bagi putra-putri daerah.

‎Saat ini, banyak mahasiswa asal Lombok Timur di UNRAM yang mendapatkan kategori Uang Kuliah Tunggal (UKT) di grade 3 atau kategori miskin sebagai bentuk subsidi pendidikan agar mereka tetap bisa menempuh pendidikan tinggi.

‎Penandatanganan dokumen hibah ini turut disaksikan oleh Sekretaris Daerah (Sekda), Kepala Dinas Kesehatan, Kepala BPKAD Kabupaten Lombok Timur, serta jajaran Guru Besar dari Universitas Mataram. Kerja sama ini menandai babak baru kolaborasi antara pemerintah daerah dan akademisi dalam mengelola kekayaan pesisir Lombok Timur secara ilmiah dan berkelanjutan. (SN) 

×
Berita Terbaru Update