Notification

×

Iklan

Iklan

Sahabat Literasi Hadir di Moyot Daya, Rumah Warga Disulap Jadi Ruang Membaca

Jumat, 25 September 2026 | September 25, 2026 WIB Last Updated 2026-09-25T13:45:34Z

Kegiatan Sahabat Literasi di Rumah warga di Moyot Daya, Lombok Timur

SELAPARANGNEWS.COM - Rumah warga di Moyot Daya, Lombok Timur, Kamis (24/9/2026), berubah menjadi ruang membaca sederhana bagi anak-anak. Sekitar 20 anak mengikuti kegiatan membaca bersama yang digelar Sahabat Literasi mulai pukul 13.30 WITA.

‎

‎Kegiatan berlangsung dalam suasana sederhana dan tidak formal. Anak-anak duduk bersama sambil memilih berbagai buku cerita dan bacaan bergambar yang tersedia.

‎

‎Para pendamping turut menemani anak-anak selama kegiatan berlangsung. Meski menggunakan fasilitas yang terbatas, anak-anak terlihat antusias mengikuti aktivitas membaca bersama.

‎

‎Ruang di dalam rumah warga dimanfaatkan sebagai tempat berkumpul sekaligus membaca. Bagi Sahabat Literasi, kegiatan tersebut menjadi salah satu cara menghadirkan buku lebih dekat dengan lingkungan tempat anak-anak tumbuh dan beraktivitas.

‎

‎Founder Sahabat Literasi, Rendi Andrian, mengatakan kegiatan literasi tidak harus menunggu tersedianya tempat yang besar maupun fasilitas yang lengkap.

‎

‎“Yang ingin kami bangun adalah kebiasaan membaca. Tidak harus menunggu tempat yang besar atau fasilitas yang lengkap. Ketika anak-anak memiliki akses terhadap buku dan ada ruang untuk membaca bersama, kegiatan literasi sudah bisa dimulai,” ujarnya.

‎

‎Menurut Rendi, kebiasaan membaca bukan hanya penting bagi anak-anak, tetapi juga perlu menjadi bagian dari kehidupan semua kalangan.

‎

‎“Membaca ini bukan hanya untuk anak-anak, tetapi untuk semua kalangan. Kita ingin membaca kembali menjadi sebuah kebiasaan. Hanya saja, saat ini membaca terkadang bukan lagi dianggap sebagai kebutuhan,” katanya.

‎

‎Ia menyebut, membaca terkadang dianggap membosankan. Bahkan, ada sebagian orang yang merasa malu ketika terlihat sedang membaca.

‎

‎“Padahal, membaca seharusnya menjadi bagian dari kehidupan kita sehari-hari,” tegasnya.

‎

‎Karena itu, Sahabat Literasi berupaya menghadirkan kegiatan membaca secara langsung di tengah masyarakat melalui kegiatan yang sederhana dan menyenangkan.

‎

‎Rendi berharap kegiatan seperti ini dapat membuat membaca kembali menjadi aktivitas yang wajar dalam kehidupan sehari-hari, bukan hanya dilakukan ketika ada tuntutan pendidikan.

‎

‎Kegiatan di Moyot Daya juga diharapkan menjadi ruang bagi anak-anak untuk lebih dekat dengan buku sekaligus membangun kebiasaan membaca melalui aktivitas bersama.

‎

‎Sahabat Literasi, kata Rendi, terbuka untuk berkolaborasi dengan desa maupun lingkungan masyarakat lainnya yang ingin menghadirkan kegiatan serupa.

‎

‎“Kami sangat terbuka jika ada desa atau lingkungan lain yang ingin menghadirkan kegiatan literasi seperti ini. Kami ingin bergerak bersama, supaya ruang-ruang membaca bisa semakin banyak. Bukan hanya anak-anak yang membaca, tetapi semua kalangan bisa kembali menjadikan membaca sebagai kebiasaan,” ujarnya.

‎

‎Sahabat Literasi berencana terus menghadirkan kegiatan serupa di berbagai lingkungan masyarakat sebagai bagian dari upaya memperluas akses terhadap bacaan dan menumbuhkan budaya membaca. (SN) 

‎

×
Berita Terbaru Update