Notification

×

Iklan

Iklan

Wabup Lombok Timur Buka Sosialisasi Mental Health Anti-Bullying, Tekankan Penguatan Karakter Remaja

Kamis, 29 Oktober 2026 | Oktober 29, 2026 WIB Last Updated 2026-10-29T03:22:26Z

Wakil Bupati Lombok Timur, H. Moh. Edwin Hadiwijaya, membuka Sosialisasi Mental Health Anti-Bullying dan Penguatan Karakter Remaja di Ruang Rapat Utama (Rupatama) 1 Kantor Bupati Lombok Timur

SELAPARANGNEWS.COM – Wakil Bupati Lombok Timur, H. Moh. Edwin Hadiwijaya, membuka Sosialisasi Mental Health Anti-Bullying dan Penguatan Karakter Remaja di Ruang Rapat Utama (Rupatama) 1 Kantor Bupati Lombok Timur, Rabu (28/10/2026).

‎

‎Kegiatan yang diinisiasi Pimpinan Cabang Muslimat Nahdlatul Ulama (NU) Kabupaten Lombok Timur tersebut digelar dalam rangka memperingati Hari Santri ke-12 dan Hari Sumpah Pemuda ke-98 Tahun 2026. Kegiatan ini berkolaborasi dengan Ikatan Pelajar Nahdlatul Ulama (IPNU) dan Ikatan Pelajar Putri Nahdlatul Ulama (IPPNU) Lombok Timur.

‎

‎Mengusung tema “Sehat Mentalnya, Tolak Bullyingnya, Kuat Karakternya, Beradab Orangnya”, kegiatan tersebut bertujuan memperkuat kesadaran tentang pentingnya kesehatan mental, mencegah perundungan, serta membangun karakter positif di kalangan remaja.

‎

‎Dalam sambutannya, Wakil Bupati menyampaikan apresiasi dan penghargaan kepada Muslimat NU Lombok Timur yang telah menginisiasi kegiatan tersebut. Menurutnya, tema yang diangkat sangat relevan dengan momentum peringatan Hari Santri dan Sumpah Pemuda, terutama dalam membentuk karakter generasi muda.

‎

‎“Langkah seminar ini sangat positif dan strategis bagi kita di Lombok Timur. Saya berharap ini tidak hanya menjadi kegiatan seremonial, tetapi materi yang disampaikan menjadi pelajaran bagi seluruh peserta yang hadir hari ini,” ungkapnya.

‎

‎Edwin mengakui perkembangan teknologi dan penggunaan media sosial yang semakin masif, perubahan pola pergaulan, serta tekanan dalam dunia pendidikan dapat memengaruhi kondisi mental dan perilaku remaja. Karena itu, kesehatan mental harus menjadi perhatian bersama, terutama orang tua, guru, dan pemerintah.

‎

‎Ia juga menekankan pentingnya membangun lingkungan keluarga yang sehat dan nyaman agar anak merasa aman, dihargai, serta memiliki ruang untuk menyampaikan persoalan yang dihadapi.

‎

‎“Jangan sampai anak kita ada yang memilih diam ketika ada masalah. Jangan sampai ada anak yang kehilangan kepercayaan dirinya karena mendapat perlakuan buruk dari teman-temannya,” pesannya.

‎

‎Wakil Bupati selanjutnya mengingatkan bahwa dukungan dan perhatian dari orang tua, guru, maupun sahabat terdekat sangat dibutuhkan ketika remaja menghadapi persoalan. Ia meminta para pelajar tidak ragu mencari bantuan saat mengalami kesulitan.

‎

‎“Meminta bantuan saat kesulitan bukanlah suatu bentuk kekalahan. Mari kita budayakan pergaulan yang sehat. Jadilah generasi pembela kebenaran, jadilah teman yang saling menguatkan, bukan melemahkan,” tegasnya.

‎

‎Selain kesehatan mental dan pencegahan perundungan, Edwin juga berpesan agar para pelajar mampu memanfaatkan kemajuan teknologi secara bijaksana. Menurutnya, kemajuan teknologi harus diimbangi dengan akhlak yang baik dan wawasan yang luas sehingga dapat membentuk perilaku positif.

‎

‎“Akhlak sangatlah penting. Kemajuan teknologi yang pesat dan wawasan yang luas diharapkan menjadi semangat untuk lebih bijaksana dalam bertingkah laku. Saya berharap para pelajar di Lombok Timur menjadi remaja yang religius, selaras dengan visi dan misi Lombok Timur,” ungkapnya.

‎

‎Ia berharap ilmu dan pemahaman yang diperoleh melalui kegiatan tersebut dapat menjadi bekal bagi para pelajar dalam menghadapi berbagai tantangan di masa mendatang, sekaligus mendorong terciptanya lingkungan pendidikan yang aman, sehat, dan bebas dari perundungan.

‎

‎Acara dilanjutkan dengan pembacaan Deklarasi Komitmen Pelajar Anti-Bullying, kemudian penyampaian sejumlah materi terkait kesehatan mental, pencegahan perundungan, dan penguatan karakter remaja.

‎

‎Turut hadir dalam kegiatan tersebut Sekretaris Cabang NU dan Pimpinan Cabang Muslimat NU Kabupaten Lombok Timur, Pimpinan Gabungan Organisasi Wanita (GOW) Lombok Timur, serta perwakilan pelajar tingkat Madrasah Aliyah (MA) se-Kabupaten Lombok Timur. (SN) 

‎

×
Berita Terbaru Update