Notification

×

Iklan

Iklan

Indeks Berita

KONSEPSI Gelar Reguler Meeting Pembangunan Rendah Karbon dan Ketahanan Iklim di Lombok Timur

Rabu, 29 Juni 2022 | Juni 29, 2022 WIB Last Updated 2022-06-29T08:22:04Z

Reguler Meeting KONSEPSI bersama OMS di Aula Kantor DPMD Kabupaten Lombok Timur

Lombok Timur, Selaparangnews.com - Konsorsium Untuk Studi dan Pengembangan Partisipasi (KONSEPSI) menggelar reguler meeting Pembangunan Rendah Karbon dan Ketahanan Iklim di Lombok Timur. 


Acara yang digelar Rabu, (29/06/2022), di Aula Kantor Dinas Pemberdayaan Masyarakat Desa (DPMD) Kabupaten Lombok Timur tersebut diikuti belasan peserta dari kalangan akademisi dan NGO (Non Government Organization). 


Kegiatan tersebut dibuka Assairul Kabir selaku Kepala Bidang Pemanfaatan Sumber Daya Alam dan Teknologi Tepat Guna (PSDA dan TTG) Dinas PMD Lotim mewakili Kepala Dinas. Dalam kata pembukaannya, Ia mengapresiasi kegiatan tersebut dan berharap dapat ditindaklanjuti sampai tuntas. 


Ia mengatakan bahwa kegiatan tersebut merupakan tindak lanjut dari Kelompok Kerja (Pokja) yang telah dibentuk sebelumnya. Karenanya Ia berharap, Pokja tersebut dapat melakukan kegiatan secara berkesinambungan.


Project Manager DECCAP Eko Krismantono (paling kiri) menyampaikan materi terkait Pembangunan Rendah Karbon dan Ketahanan Iklim di Kabupaten Lombok Timur


Sementara itu, Project Manager DECCAP (Deepening Climate Change Adaptation for Prosperity) dari pihak KONSEPSI Eko Krismantono menjelaskan bahwa perubahan iklim saat ini sudah terjadi dan dirasakan dampaknya oleh seluruh masyarakat dunia,  tidak terkecuali dengan masyarakat Provinsi Nusa Tenggara Barat (NTB)


Kata dia, curah hujan, kekeringan dan musim yang tidak menentu menyebabkan masyarakat harus dapat menyesuaikan diri dengan cepat terhadap situasi yang terjadi. 


Oleh karenanya, lanjut Eko, para pemangku kepentingan maupun masyarakat  perlu mengambil langkah cepat untuk menyusun program aksi adaptasi perubahan iklim yang bertujuan untuk menjamin atau mengamankan pencapaian sasaran utama pembangunan serta meningkatkan ketahanan masyarakat, baik secara fisik, maupun ekonomi, sosial dan lingkungan terhadap dampak perubahan iklim. 


Pada tahun 2020, sambungnya, didukung Islamic Relief melalui Proyek Dukungan Kepada Masyarakat Miskin Untuk Mendapatkan Hak-Haknya Terkait Informasi Iklim, KONSEPSI berkomitmen untuk meningkatkan kapasitas dalam adaptasi perubahan iklim kepada masyarakat, khususnya kepada para petani tadah hujan, petambak garam dan pembudidaya lobster pada tiga desa di Kecamatan Jerowaru, Kabupaten Lombok Timur, Provinsi NTB. 


"Hal ini dimaksudkan guna membangun ketangguhan masyarakat dalam menghadapi dampak perubahan iklim yang mengancam  keberlangsungan penghidupannya," kata dia. 


Ia melanjutkan, salah satu hasil kegiatan proyek pada level Pemerintah Kabupaten Lombok Timur adalah terbentuk peraturan dan kebijakan untuk adaptasi terhadap perubahan iklim dalam bentuk Surat Keputusan Bupati Lombok Timur Nomor: 188.45/231/PD/2019 tertanggal 6 September 2019 kemudian direvisi dengan  SK Bupati Lombok Timur  Nomor: 188.45/95/PD/2020 Tentang Pembentukan Kelompok Kerja Adaptasi Perubahan Iklim Kabupaten Lombok Timur Tahun 2020, di mana OMS (Organisasi Masyarakat Setempat) menjadi salah satu komponen keanggotaan di dalamnya.


Di sisi lain, kata dia, program pembangunan ketahanan iklim nasional yang terus berkembang, menyebabkan OMS sebagai bagian dari Kelompok Kerja Adaptasi Perubahan Iklim Kabupaten Lombok Timur harus mengakomodir strategi-strategi pembangunan rendah karbon dan ketahanan iklim terbaru. 


"Salah satunya dengan mengidentifikasi sejumlah isu pendukung untuk transisi yang berkeadilan, keadilan gender, pemberdayaan perempuan, kebijakan dan regulasi keadilan antar generasi   dan kebutuhan kelompok khusus dalam situasi yang rentan," paparnya.


Menurutnya, agar keterlibatan OMS dalam Kelompok Kerja Adaptasi Perubahan Iklim Provinsi NTB dapat berjalan dan berfungsi dengan maksimal serta efektif dalam melakukan advokasi dan integrasi Rencana Aksi Daerah untuk Adaptasi Perubahan Iklim ke dalam Rencana Pembangunan Rendah Karbon Dan Ketahanan Iklim serta sebagai bentuk keberlanjutan, maka pada tahun 2022 atas dukungan Yayasan  Relief Islami Indonesia dan Islamic Relief Swedia dengan dukungan pendanaan dari Forum CIV, KONSEPSI melalui Proyek DECCAP (Deepening Climate Change Adaptation for Prosperity) akan melaksanakan Kegiatan Reguler Meeting Pembangunan Rendah  Karbon dan Ketahanan Iklim seperti yang dilakukan saat ini. (Yns) 


 

×
Berita Terbaru Update