Notification

×

Iklan

Iklan

Indeks Berita

Dukung SLL Bangun Wisata Labuhan Haji, HDP Siap Gelontorkan Pokir Tahun Depan

Senin, 01 Agustus 2022 | Agustus 01, 2022 WIB Last Updated 2022-08-01T07:31:02Z

Qori Bayyinaturrosyi (berdiri pegang mik) Direktur Sunrise Land Lombok saat memberi sambutan dalam acara pelepasliaran anak penyu di pantai setempat yang dihadiri H. Daeng Paelori (duduk sebelah kanan) Wakil Ketua DPRD Lotim

Lombok Timur, Selaparangnews.com - Wakil Ketua Dewan Perwakilan Rakyat Daerah (DPRD) Kabupaten Lombok Timur H. Daeng Paelori berjanji akan menggelontorkan dana ratusan juta rupiah kepada Sunrise Land Lombok (SLL) selaku pengelola pantai Dusun Montong Meong, Desa Labuhan Haji. 


Bantuan itu, kata Daeng, akan diambilkan melalui Pokir (Pokok-Pokok Pikiran) Dewan tahun 2023 mendatang untuk membangun fasilitas umum yang memang sampai saat ini belum ada di pantai tersebut, seperti kamar mandi atau WC umum dan juga tempat ibadah semisal musolla.


Pasalnya menurut dia, selain menjamin keamanan para pengunjung yang datang berwisata, pengelola juga harus menjamin kenyamanan mereka selama berwisata. "Saya akan mendukung pembangunan tempat ini, nanti saya siapkan Rp. 200 juta dari Pokok-Pokok pikiran Dewan untuk membangun fasilitas umum," ujarnya. 


Sebenarnya, lanjut HDP, pengadaan fasilitas umum tersebut menjadi tanggungjawab pemilik lahan, yakni Pemerintah Daerah Kabupaten Lombok Timur. Akan tetapi, kata HDP, baik Pemerintah Daerah maupun DPRD sama saja, sama-sama demi kemajuan Lombok Timur. 


"Ya tidak apa-apa meskipun kita intervensi lewat pokir, sama-sama untuk memajukan daerah," ujarnya saat memberi sambutan dalam acara pelepasliaran ratusan anak penyu di Pantai Dusun Montong Meong, Desa Labuhan Haji,  Minggu kemarin. (31/07/2022) 


Menurutnya, gagasan kreatif yang dikembangkan Sunrise Land Lombok di Pantai Labuhan Haji itu harus didukung dan diberikan ruang oleh pemerintah. Apalagi, kata Daeng, konsep wisata yang mereka bangun tidak hanya berorientasi profit atau bisnis, tetapi juga konservasi sumber daya alam dan lingkungan sekitar. 


"Jarang lo ada yang mau peduli seperti itu," imbuhnya. 


Sementara itu, Direktur Sunrise Land Lombok Qori Bayyinaturrosyi mengaku minim pengalaman terkait hal itu. Karena selama ini Ia dan teman-temannya selaku bergerak secara mandiri tanpa melibatkan bantuan dana dari pemerintah. 


Karena itu, kata Qori, Ia mengaku senang tapi sekaligus bingung mendengar pernyataan H. Daeng Paelori tersebut, karena tidak tahu bagaimana menjemputnya nanti di tahun 2023.


Terlepas dari itu, Qori menyampaikan banyak terimakasih kepada Wakil Rakyat tersebut karena mau mendukung apa yang tengah mereka usahakan selama ini. 


"Ya sejujurnya saya tidak tahu hal-hal seperti ini, tapi alhamdulillah kalo seandainya itu benar-benar terwujud nantinya," kata dia. 


Qori berharap apa yang dijanjikan HDP tersebut benar-benar direalisasikan nantinya di tahun 2023. Pasalnya, proses pembangunan tempat wisata pantai Montong Meong itu memang butuh banyak anggaran, terutama untuk fasilitas umum seperti kata HDP itu. 


Selama ini, kata Qori, semua keperluan yang dibutuhkan di sana diambil dari hasil retribusi karcis. Bahkan, konservasi penyu yang mereka kembangkan di sana juga diambil dari hasil retribusi tersebut. 


"Ya saya pribadi sih sangat berharap apa yang dijanjikan beliau itu direalisasikan demi kemajuan pariwisata di Desa Labuhan Haji," pungkasnya. (Yns) 

×
Berita Terbaru Update