Notification

×

Iklan

Iklan

PKC PMII Bali Nusra Apresiasi Langkah Visioner Pemprov NTB: Dari Upaya Resiliensi Energi Hingga Diplomasi Global

Selasa, 03 Maret 2026 | Maret 03, 2026 WIB Last Updated 2026-03-03T04:58:04Z

Ahmad Muzakkir, Ketua PKC PMII Bali Nusra

SELAPARANGNEWS.COM - Pengurus Koordinator Cabang (PKC) Pergerakan Mahasiswa Islam Indonesia (PMII) Bali Nusa Tenggara memberikan apresiasi penuh terhadap kebijakan dan langkah taktis Pemerintah Provinsi NTB di bawah kepemimpinan Gubernur Iqbal. Selain kebijakan pengadaan 72 unit mobil listrik yang dinilai strategis, organisasi ini menyoroti langkah proaktif gubernur dalam menjaga keselamatan warga NTB di tengah konflik geopolitik global.


Menanggapi polemik yang berkembang di publik terkait pengadaan kendaraan dinas melalui skema sewa, Ketua PKC PMII Bali Nusra, Ahmad Muzakkir, mengajak masyarakat untuk melihat isu ini dalam konteks yang lebih luas, yakni ketahanan energi daerah dan komitmen perlindungan warga negara.


“Kami memandang langkah Gubernur NTB sebagai respons yang ternyata sangat visioner. Di tengah ketidakpastian geopolitik global, terutama eskalasi konflik di Timur Tengah yang mengakibatkan penutupan Selat Hormuz sebagai distribusi energi vital seperti, ketergantungan pada bahan bakar fosil adalah titik kerentanan daerah. Langkah mengalihkan armada dinas ke kendaraan listrik adalah ikhtiar konkret untuk membangun resiliensi energi lokal agar tidak mudah terguncang fluktuasi harga minyak dunia,” ujar Ahmad Muzakkir, Senin (2/3/2026).


Muzakkir menekankan bahwa skema sewa yang dipilih Pemprov NTB bukanlah pemborosan, melainkan manajemen risiko yang cerdas. Skema ini mencakup biaya pemeliharaan, asuransi, hingga kupon pengisian daya, yang secara efektif memindahkan beban operasional dan risiko kerusakan dari pemerintah ke pihak vendor.


“Beban risiko kerusakan berat atau kecelakaan sudah menjadi tanggung jawab pihak ketiga. Ini jauh lebih terukur daripada memelihara kendaraan dinas konvensional yang biaya perawatannya tidak menentu dan berpotensi membebani APBD secara tak terduga. Secara administratif, skema ini juga membantu pemerintah daerah menghindari kerumitan aset yang sering menjadi temuan dalam pemeriksaan,” jelasnya.


Selain apresiasi di sektor energi, PKC PMII Bali Nusra memberikan sorotan khusus atas langkah diplomasi kemanusiaan Gubernur Iqbal. Ahmad Muzakkir menilai bahwa kepemimpinan Gubernur Iqbal terbukti utuh karena tidak hanya memikirkan ketahanan daerah, tetapi juga sigap melindungi masyarakat NTB yang berada di luar negeri.


“Di balik kebijakan lokal tersebut, kami sangat mengapresiasi langkah cepat Gubernur Iqbal yang melakukan komunikasi aktif dengan Duta Besar di negara-negara Timur Tengah yang sedang dilanda konflik. Inisiatif ini sangat krusial dalam menjamin keselamatan, perlindungan, dan pemantauan kondisi masyarakat NTB yang berada di zona konflik. Ini membuktikan bahwa Gubernur kita bekerja secara komprehensif, responsif, dan menempatkan keselamatan nyawa warga negara di atas segalanya,” tegas Muzakkir.


PKC PMII Bali Nusra berkomitmen untuk terus mengawal implementasi kebijakan ini agar tetap berjalan transparan dan memberikan manfaat maksimal bagi masyarakat. Pihaknya juga mendukung upaya akselerasi infrastruktur penunjang, seperti penyediaan Stasiun Pengisian Kendaraan Listrik Umum (SPKLU), agar NTB menjadi daerah percontohan dalam transisi energi di Indonesia.


“Kami mengimbau publik untuk melihat kebijakan ini sebagai satu kesatuan visi: yakni melindungi warga negara di luar negeri dan memperkuat ketahanan daerah dari krisis energi global. Jika ingin maju, kita harus berani mengambil langkah-langkah visioner yang keluar dari zona nyaman ketergantungan fosil,” tutupnya. (SN) 

×
Berita Terbaru Update