![]() |
| Tangkapan layar surat seleksi terbuka JPTP Lombok Timur tahun 2026 |
SELAPARANGNEWS.COM - Pemerintah Kabupaten Lombok Timur resmi membuka Seleksi Terbuka Pengisian Jabatan Pimpinan Tinggi Pratama (JPTP) tahun 2026. Langkah ini diambil untuk mengisi kekosongan pimpinan definitif pada lima Organisasi Perangkat Daerah (OPD).
Informasi mengenai seleksi ini tertuang dalam Surat Pengumuman Nomor: 800.1.2.6/20/PSJPTP/2026 tentang Seleksi Terbuka Jabatan Pimpinan Tinggi Pratama Kabupaten Lombok Timur Tahun 2026 yang ditandatangani Ketua Pansel Prof. Riduan Mas'ud, M. Ag.
Kepala Badan Kepegawaian dan Pengembangan Sumber Daya Manusia (BKPSDM) Kabupaten Lombok Timur, Yulian Ugi Lusianto mengonfirmasi bahwa lima jabatan eselon II yang dilelang tersebut ialah Dinas Kelautan dan Perikanan, Dinas Perindustrian, Dinas Penanaman Modal dan Pelayanan Terpadu Satu Pintu (DPMPTSP), Dinas Tenaga Kerja dan Transmigrasi (Disnakertrans) dan Dinas Ketahanan Pangan.
Ugi menjelaskan, saat ini tiga posisi yang dilelang, yaitu Kadis Kelautan dan Perikanan, Kadis Perindustrian, dan Kadis PMPTSP masih dipimipin oleh pelaksana tugas, sampai dengan dilantiknya pejabat yang definitif. Sedangkan dua dinas lainnya yaitu Disnakertrans dan Ketahanan Pangan akan segera ditinggal purnatugas oleh pejabat yang menjadi pimpinannya.
"Kalau jabatan tiga Kadis, yaitu Kadis Kelautan dan Perikanan, Kadis Perindustrian, dan Kadis PMPTSP saat ini masih PLT (Pelaksana Tugas), jadi tetap menjadi PLT sampai dengan dilantiknya pejabat yang definitif. Adapun dua Kadis lainnya, yakni Kadis Nakertrans dan Kadis Ketahanan Pangan tetap aktif sampai dengan Batas Usia Pensiun (BUP) TMT 1 Agustus 2026," katanya menjawab Selaparangnews.com. Sabtu, (06/06/2026).
Berdasarkan surat pengumuman tersebut, seleksi ini dibuka bagi Pegawai Negeri Sipil (PNS) di lingkungan Pemerintah Provinsi maupun Kabupaten/Kota se-Wilayah Provinsi Nusa Tenggara Barat (NTB). Kendati demikian, Pemkab Lombok Timur memberikan catatan khusus.
"Diutamakan Pegawai Negeri Sipil Daerah Kabupaten Lombok Timur," bunyi petikan dokumen persyaratan tersebut. (Yns)
