Notification

×

Iklan

Iklan

Tinjau Rumah Sakit Lombok Timur, Ketua Baznas RI Beri Lampu Hijau Pembangunan Rumah Sehat Baznas ‎

Kamis, 23 April 2026 | April 23, 2026 WIB Last Updated 2026-04-23T07:08:27Z

Dr. Ir. H. Sodik Mudjahid, Ketua Baznas RI saat meninjau langsung kondisi RSUD Lombok Timur di Kecamatan Labuhan Haji

SELAPARANGNEWS.COM – Harapan masyarakat Lombok Timur untuk memiliki Rumah Sehat BAZNAS (RSB) kini semakin mendekati kenyataan. Ketua BAZNAS RI, Dr. Ir. H. Sodik Mudjahid melakukan survei faktual langsung ke RSUD Lombok Timur di Kecamatan abuhan Haji, pada Kamis, (23/04/2026).

‎Kunjungan ini merupakan tindak lanjut dari usulan Bupati Lombok Timur, H. Haerul Warisin yang ingin mentransformasikan rumah sakit tersebut menjadi pusat layanan kesehatan bagi kaum duafa di bawah naungan BAZNAS. Turut hadir dalam kegiatan tersebut Ketua BAZNAS Provinsi NTB, Ketua BAZNAS Lombok Timur, serta Sekda Lombok Timur.

‎Dalam kunjungannya, Ketua Baznas RI memberikan apresiasi tinggi terhadap kualitas infrastruktur dan fasilitas medis yang ada di RSUD Lombok Timur. Bahkan, secara mengejutkan, ia melakukan pemeriksaan kesehatan pribadi menggunakan peralatan di rumah sakit tersebut untuk menguji akurasinya.

‎"Tadi di lapangan, Pak Bupati dan Direktur menunjukkan alat-alatnya. Saya secara pribadi sudah mencoba diperiksa, dan alat-alatnya memang bagus serta berkualitas. Secara umum, fasilitas di sini sudah memenuhi standar Rumah Sehat BAZNAS," ungkapnya. 

‎Terkait kepastian peralihan status, Ketua BAZNAS RI menegaskan bahwa surat permohonan dari Pemerintah Kabupaten Lombok Timur sudah diterima. Mengingat kepengurusan BAZNAS RI saat ini masih baru, pihaknya akan segera membawa usulan tersebut ke dalam rapat pleno yang dijadwalkan bulan ini.

‎"Progresnya saat ini adalah stabilisasi. Kami akan memproses surat tersebut dalam pleno bulan ini. Dukungan pribadi saya maksimal, apalagi Pak Bupati dan Pak Gubernur memberikan dukungan yang luar biasa," tambahnya.

‎Meski demikian, ia menjelaskan bahwa BAZNAS RI harus mengatur alokasi anggaran secara cermat karena melayani seluruh Indonesia. Namun, melihat posisi Lombok Timur sebagai daerah dengan penduduk tertinggi dan tingkat kemandirian yang baik, RSUD ini menjadi prioritas pengembangan.

‎Lombok Timur dinilai sebagai daerah yang mandiri dalam peta BAZNAS RI. Hal ini menjadi poin plus untuk mempercepat terealisasinya kerja sama antara BAZNAS Pusat, Provinsi, dan Kabupaten.

‎"Lombok Timur dalam peta kami termasuk mandiri. Bukan hanya mengandalkan bantuan pusat, tetapi juga memiliki dukungan internal yang kuat. Ini mempermudah kami dalam mengalokasikan dukungan pengembangan, terutama untuk pengadaan alat dan fasilitas tambahan ke depannya," jelasnya.

‎Menutup keterangannya, saat ditanya mengenai jaminan peralihan status rumah sakit tersebut, H. Sodik menjawab dengan optimis. "Insya Allah, kita upayakan yang terbaik. Niatnya adalah melayani umat," pungkasnya. (Yns) 

×
Berita Terbaru Update