![]() |
| Pembentukan Tim Kerja Kegiatan Kokurikuler Generasi Demokrasi (Gen D) bagi siswa Madrasah Aliyah (MA) antara KPU dan Kemenag Lombok Timur |
SELAPARANGNEWS.COM - Komitmen untuk menciptakan pemilih pemula yang cerdas dan berintegritas terus diperkuat di Gumi Patuh Karya. Sebagai tindak lanjut perjanjian kerja sama pendidikan pemilih, Kantor Kementerian Agama (Kemenag) Kabupaten Lombok Timur bersama KPU Kabupaten Lombok Timur resmi membentuk Tim Kerja Kegiatan Kokurikuler Generasi Demokrasi (Gen D) bagi siswa Madrasah Aliyah (MA), Rabu (20/05/2026).
Kegiatan yang berlangsung di Rupatama Kantor Kemenag Lombok Timur ini dihadiri oleh Kelompok Kerja Madrasah Aliyah (KKM MA) se-Kabupaten Lombok Timur.
Ketua Divisi Teknis Penyelenggaraan KPU Lombok Timur, Muliyadi menjelaskan, program "Gen D" ini bukan sekadar sosialisasi biasa, melainkan diintegrasikan ke dalam kegiatan kokurikuler kelas XI. Fokus utamanya adalah memperkuat empat dimensi profil lulusan: Keimanan dan Ketakwaan, Kewargaan, Kolaborasi, serta Komunikasi.
Nilai-nilai ini akan disampaikan melalui pendekatan "Panca Cinta" (KBC), yang meliputi Cinta Allah SWT dan Rasul-Nya, Cinta Diri dan Sesama, serta Cinta Tanah Air. Hal ini diharapkan mampu membentuk karakter siswa yang melihat demokrasi sebagai bagian dari tanggung jawab moral dan kebangsaan.
Senada dengan hal tersebut, Kasubag TU Kantor Kemenag Lombok Timur H. Suardi yang terpilih sebagai Ketua Tim Kerja menegaskan pentingnya pendidikan demokrasi di lingkungan madrasah. Mengutip pemikiran KH. Abdurrahman Wahid (Gus Dur) tentang kondisi "demokrasi seolah-olah", ia menekankan bahwa dukungan terhadap program Gen D adalah wajib.
"Pendidikan pemilih ini adalah bagian dari Hubbul Wathan Minal Iman (cinta tanah air adalah sebagian dari iman). Menjaga kualitas demokrasi adalah tanggung jawab kita bersama untuk memastikan masa depan bangsa yang lebih baik," tegasnya dalam sosialisasi tersebut.
Dalam pertemuan tersebut, berhasil disusun Tim Kerja Gen D tingkat kabupaten yang berjumlah 22 personel. Struktur pengarah diisi oleh Kepala Kantor Kemenag Lotim serta jajaran Komisioner KPU Lombok Timur. Sementara anggota tim melibatkan unsur KKM Madrasah dan Pokjawas Madrasah.
Ketua Divisi Sosdiklih, Parmas, dan SDM KPU Lombok Timur memaparkan bahwa program ini memiliki rincian kerja dan bentuk aktivitas yang telah disepakati kedua belah pihak guna memastikan materi pendidikan pemilih tersampaikan secara efektif dan menarik bagi generasi muda.
Pasca terbentuk, Tim Kerja ini mengemban tugas strategis untuk segera menyusun perencanaan kokurikuler dan Modul Generasi Demokrasi (Gen D). Targetnya, modul ini akan mulai diterapkan secara resmi bagi siswa Kelas XI pada Tahun Ajaran 2026/2027 mendatang.
Langkah kolaboratif ini diharapkan menjadi pilot project yang sukses dalam mengawinkan nilai-nilai keagamaan dan semangat kewarganegaraan di lembaga pendidikan di bawah naungan Kementerian Agama. (Yns)
