![]() |
| PKL dan PIC PMII Kota Bima, NTT |
SELAPARANGNEWS.COM - Pengurus Cabang (PC) PMII Kota Kupang resmi menggelar Pelatihan Kader Lanjut (PKL) untuk pertama kalinya. Agenda tersebut menjadi momentum bersejarah bagi perjalanan PMII di Nusa Tenggara Timur sekaligus menandai komitmen bersama dalam memperkuat kaderisasi dan mencetak kader-kader unggul di kawasan timur Indonesia.
Ketua Pengurus Koordinator Cabang (PKC) PMII Bali Nusra, Ahmad Muzakkir, dalam sambutannya menyampaikan apresiasi setinggi-tingginya kepada Ketua PC PMII Kota Kupang, Sahabat Farqi, beserta seluruh jajaran panitia yang telah berhasil menyelenggarakan PKL perdana tersebut.
"Atas nama PKC PMII Bali Nusra, kami mengucapkan selamat dan apresiasi yang setinggi-tingginya kepada PC PMII Kota Kupang atas terselenggaranya Pelatihan Kader Lanjut perdana ini. PKL bukan sekadar agenda kaderisasi, tetapi merupakan tonggak sejarah yang menandai semakin kokohnya fondasi gerakan PMII di bumi Flobamora," ujar zakkir
Menurutnya, PMII Kota Kupang memiliki potensi besar menjadi salah satu pusat lahirnya kader-kader unggul di kawasan timur Indonesia. Potensi tersebut harus terus diperkuat melalui kaderisasi yang berkualitas, organisasi yang sehat, serta budaya intelektual yang terus berkembang.
"Kaderisasi merupakan ruh organisasi PMII. Karena itu, menjadi kewajiban seluruh jenjang kepengurusan untuk memastikan proses kaderisasi terus berjalan, mulai dari MAPABA, PKD hingga PKL. Selama kaderisasi hidup, PMII akan tetap tumbuh, besar, dan mampu melahirkan kader-kader terbaik bagi umat, bangsa, dan negara," tegasnya.
Dalam kesempatan yang sama, Ramadhan Ketua Pengurus Besar (PB) PMII Bidang Ekonomi dan Investasi, menegaskan bahwa kaderisasi merupakan instrumen utama dalam menjaga keberlangsungan organisasi sekaligus mempersiapkan generasi pemimpin masa depan.
Menurutnya, PKL bukan hanya ruang penguatan kapasitas intelektual, tetapi juga proses pembentukan karakter kepemimpinan, integritas, dan komitmen pengabdian.
"PMII harus terus melahirkan kader yang mampu membaca perubahan zaman tanpa kehilangan jati dirinya sebagai kader Ahlussunnah wal Jamaah. PKL menjadi ruang untuk memperkuat kapasitas intelektual, kepemimpinan, serta keberanian mengambil peran dalam menjawab persoalan masyarakat, bangsa, dan negara," ungkap Ketua PB PMII.
Ia berharap seluruh peserta mengikuti seluruh rangkaian pelatihan secara serius agar mampu menjadi kader yang adaptif, progresif, dan tetap berpegang teguh pada nilai-nilai dasar perjuangan PMII.
Sementara itu, Farqih Prandana Ketua PC PMII Kota Kupang menyampaikan bahwa terselenggaranya PKL perdana merupakan hasil kerja kolektif seluruh kader.
Menurutnya, kegiatan tersebut menjadi langkah awal dalam membangun tradisi kaderisasi yang lebih kuat dan berkelanjutan di Kota Kupang.
"Kami berharap PKL perdana ini menjadi titik awal lahirnya tradisi kaderisasi yang kokoh di PMII Kota Kupang. Dari forum ini kami ingin melahirkan kader-kader yang tidak hanya memiliki kapasitas intelektual, tetapi juga berintegritas, berjiwa kepemimpinan, dan memiliki semangat pengabdian kepada masyarakat," ujar Ketua Farqih.
Ia mengajak seluruh peserta memanfaatkan setiap proses pembelajaran selama PKL sebagai ruang untuk memperkaya ilmu pengetahuan, memperluas jejaring, serta memperkuat komitmen dalam mengabdi kepada organisasi, umat, dan bangsa. (SN)
