Notification

×

Iklan

Iklan

KKN ITSKes Muhammadiyah Selong Gelar Sosialisasi Stunting dan PMT bagi 55 Balita di Pringgabaya Utara

Selasa, 18 Agustus 2026 | Agustus 18, 2026 WIB Last Updated 2026-08-18T10:37:57Z

Kelompok Kuliah Kerja Nyata (KKN) Institut Teknologi Sosial dan Kesehatan (ITSKes) Muhammadiyah Selong menggelar sosialisasi pencegahan stunting dan pemberian makanan tambahan (PMT) bagi balita di Desa Pringgabaya Utara

SELAPARANGNEWS.COM - Kelompok Kuliah Kerja Nyata (KKN) Institut Teknologi Sosial dan Kesehatan (ITSKes) Muhammadiyah Selong menggelar sosialisasi pencegahan stunting dan pemberian makanan tambahan (PMT) bagi balita di Desa Pringgabaya Utara, Kecamatan Pringgabaya, Selasa (18/8/2026).

‎Kegiatan ini menyasar 55 balita yang berdasarkan data desa tergolong mengalami stunting. Selain menerima PMT, para orang tua juga mendapatkan edukasi mengenai pemenuhan gizi, pola asuh, sanitasi, dan pentingnya pemantauan tumbuh kembang anak.

‎Koordinator kegiatan, Ridho Diaurahman, mengatakan sosialisasi ini bertujuan meningkatkan pemahaman masyarakat tentang pencegahan stunting sejak dini.

‎“Sosialisasi, edukasi, sekaligus pemberian makanan tambahan ini sangat penting untuk meningkatkan pemahaman masyarakat mengenai pencegahan stunting serta pola asuh yang mendukung tumbuh kembang anak,” ujarnya.

‎Ketua Kelompok KKN, Diarti Hariani, menjelaskan kegiatan tersebut merupakan bentuk kontribusi mahasiswa dalam mendukung upaya penurunan angka stunting di Lombok Timur.

‎“Berdasarkan data yang kami terima, terdapat 55 balita yang menjadi sasaran edukasi stunting dan pemberian makanan tambahan,” katanya.

‎Sementara itu, Sekretaris Desa Pringgabaya Utara, Lalu Ikhsan, S.Pd, mengapresiasi inisiatif mahasiswa ITSKes Muhammadiyah Selong. Ia berharap kegiatan serupa dapat memberikan manfaat nyata bagi masyarakat, terutama dalam meningkatkan kesadaran orang tua terhadap pentingnya kesehatan dan pemenuhan gizi balita sejak usia dini.

‎Menurutnya, penanganan stunting membutuhkan kolaborasi antara pemerintah, tenaga kesehatan, lembaga pendidikan, keluarga, dan masyarakat agar hasilnya berkelanjutan. (SN

×
Berita Terbaru Update