Notification

×

Iklan

Iklan

Peringatan Maulid Nabi di Masjid Jami'ul Khair Pringgabaya Gandeng Klinik Al Muchlisin Adakan Khitanan Massal Gratis ‎

Selasa, 25 Agustus 2026 | Agustus 25, 2026 WIB Last Updated 2026-08-25T03:49:43Z

Ketua Takmir Masjid Jami'ul Khair Pringgabaya TGH. Muh. Husni Mubarok, QH., M.Pd.I (kiri) dan Direktur Klinik Al Muchlisin, Ns. Khaerul Azmi, S.Kep., M.Kep., CDFCC., WOC(ET)N. (kanan) 

SELAPARANGNEWS.COM - Peringatan Maulid Nabi Muhammad SAW di Masjid Besar Jami'ul Khair Pringgabaya, Desa Pringgabaya, Kecamatan Pringgabaya, Kabupaten Lombok Timur, dimeriahkan dengan kegiatan sosial berupa khitanan massal gratis bagi warga.

‎

‎Kegiatan yang berlangsung pada Selasa (25/8/2026), bertepatan dengan 12 Rabiul Awal 1448 Hijriah tersebut, merupakan kolaborasi Takmir Masjid Jami'ul Khair Pringgabaya bersama Klinik Al Muchlisin.

‎

‎Sebanyak 20 anak dari masyarakat setempat mengikuti khitanan massal gratis yang dilayani langsung oleh tim medis Klinik Al Muchlisin.

‎

‎Ketua Takmir Masjid Jami'ul Khair Pringgabaya, TGH. Muh. Husni Mubarok, QH., M.Pd.I., mengatakan khitanan massal telah menjadi kegiatan rutin yang digelar setiap tahun dalam rangka memperingati Maulid Nabi Muhammad SAW.

‎

‎Menurutnya, kegiatan tersebut tidak hanya menjadi bagian dari tradisi peringatan Maulid, tetapi juga bentuk kepedulian sosial untuk membantu masyarakat.

‎

‎“Sebagai tradisi khasanah yang selalu kami lakukan di Masjid ini dalam rangka memperingati Maulid Nabi Besar Muhammad SAW, tiap tahun kami laksanakan khitanan massal,” ujarnya.

‎

‎Ia menjelaskan, kegiatan tersebut diikuti masyarakat dari 20 kekadusan. Takmir masjid sengaja menggandeng Klinik Al Muchlisin untuk memberikan layanan khitan secara gratis kepada warga.

‎

‎“Kalau normal biayanya sangat mahal, tapi dengan bantuan dari Klinik Al Muchlisin yang bekerja sama dengan Takmir Masjid, setiap tahunnya kami gratiskan khitanan massal untuk masyarakat kita,” katanya.

‎

‎Ketua Dewan Masjid (DMI)Lombok Timur tersebut juga menyampaikan apresiasi kepada seluruh panitia, masyarakat dan pihak Klinik Al Muchlisin yang telah memberikan dukungan sehingga kegiatan tersebut dapat terlaksana dengan baik.

‎

‎"Tentu kami berharap kegiatan ini dapat terus dilaksanakan setiap tahun dengan antusiasme masyarakat yang semakin meningkat," pungkasnya. 

‎


‎Sementara itu, Direktur Klinik Al Muchlisin, Ns. Khaerul Azmi, S.Kep., M.Kep., CDFCC., WOC(ET)N., mengatakan pihaknya berkomitmen untuk terus memberikan pelayanan kesehatan kepada masyarakat melalui kegiatan sosial, salah satunya khitanan massal gratis.

‎

‎“Alhamdulillah hari ini kita sudah melaksanakan sunatan massal secara gratis,” ujarnya.

‎

‎Dalam kegiatan tahun ini, Klinik Al Muchlisin memberikan pelayanan khitan menggunakan metode lem. Metode ini, lanjutnya, merupakan salah satu metode khitan modern yang terbaru serta merupakan metode nomor satu di Klinik Al Muchlisin. 

‎

‎Beberapa keunggulan metode tersebut, sambungnya, di antaranya adalah tidak menggunakan bius dengan jarum suntik, tidak dilakukan penjahitan dan minim pendarahan.

‎

‎“Yang terpenting itu adalah proses penyembuhannya lebih cepat dari metode lainnya,” jelasnya.

‎

‎Ia menyebutkan, sebanyak 20 anak mendapatkan pelayanan khitan dalam kegiatan tersebut. Klinik Al Muchlisin berharap ke depan semakin banyak anak yang dapat mengikuti kegiatan khitanan massal gratis di Masjid Besar Jami'ul Khair Pringgabaya.

‎

‎Menurutnya, pihak Klinik Al Muchlisin juga siap melanjutkan kerja sama dengan Takmir Masjid Jami'ul Khair, baik dalam kegiatan pengobatan maupun khitanan massal gratis.

‎

‎“Komitmen kami di Klinik Al Muchlisin akan terus bekerja sama dengan Masjid Besar Jami'ul Khair, baik untuk pengobatan maupun khitanan massal secara gratis,” katanya.

‎

‎Khaerul menambahkan, untuk pelayanan reguler, metode khitan yang digunakan dalam kegiatan tersebut memiliki kisaran biaya sekitar Rp1,5 juta hingga Rp2,5 juta.

‎

‎Ia berharap kegiatan sosial tersebut dapat terus berlanjut dan semakin banyak masyarakat yang mendapatkan manfaat.

‎

‎“Harapan kami ke depan, kegiatan ini terus berlangsung, masyarakat semakin antusias dan anak yang dikhitan semakin banyak,” tutupnya. (Yns) 

×
Berita Terbaru Update