![]() |
| Peletakan Batu Pertama sarana kemasjidan jamaah di Masjid Al-Muhajirin, Dusun Dasan Baru, Desa Suntalangu, Kecamatan Suela |
SELAPARANGNEWS.COM - Suasana haru dan bahagia mewarnai kegiatan peletakan batu pertama pembangunan sarana kemasjidan jamaah di Masjid Al-Muhajirin, Dusun Dasan Baru, Desa Suntalangu, Kecamatan Suela, Lombok Timur, Rabu (26/8/2026).
Kegiatan tersebut dihadiri Ketua Dewan Masjid Indonesia (DMI) Lombok Timur sekaligus Pimpinan Pondok Pesantren Darul Mubarok NW Yasnuhu Pringgabaya, TGH. Muh. Husni Mubarok, QH., M.Pd.I, yang hadir secara langsung untuk melakukan peletakan batu pertama pembangunan sarana kemasjidan jamaah.
Kehadiran TGH. Muh. Husni Mubarok disambut antusias oleh pengurus masjid dan masyarakat setempat. Laki-laki dan perempuan tampak memadati halaman masjid. Semangat gotong royong masyarakat terlihat kuat dalam mendukung dimulainya pembangunan sarana kemasjidan tersebut.
Rangkaian acara berlangsung khidmat. Sholawat dan gemuruh takbir mengiringi prosesi peletakan batu pertama yang menjadi tanda dimulainya pembangunan.
Dalam kata sambutannya, TGH. Muh. Husni Mubarok menyampaikan rasa syukur dan apresiasinya terhadap semangat masyarakat yang secara bersama-sama mendukung pembangunan sarana kemasjidan.
“Alhamdulillah, kita patut bersyukur karena pembangunan ini mendapat dukungan dan semangat yang luar biasa dari masyarakat. Ini menunjukkan bahwa masjid masih menjadi pusat kebersamaan dan persatuan umat,” ujar TGH. Muh. Husni Mubarok dalam sambutannya.
Ia mengatakan, pembangunan sarana kemasjidan bukan hanya berkaitan dengan pembangunan fisik, tetapi juga menjadi bagian penting dalam membangun kehidupan keagamaan dan mempererat ukhuwah Islamiyah di tengah masyarakat.
Menurutnya, semangat gotong royong yang ditunjukkan masyarakat, baik laki-laki maupun perempuan, merupakan modal besar dalam mewujudkan pembangunan tersebut.
“Ketika masyarakat bersama-sama bergerak, insyaallah pembangunan akan lebih mudah diwujudkan. Yang paling penting adalah kebersamaan, keikhlasan dan niat untuk memakmurkan masjid,” katanya.
Dalam sambutannya, Ketua DMI Lombok Timur itu juga mengingatkan agar pembangunan masjid tidak hanya berorientasi pada kemegahan bangunan. Lebih dari itu, masjid harus mampu dihidupkan dengan berbagai kegiatan keagamaan dan sosial.
“Jangan sampai kita hanya membangun masjidnya, tetapi jamaahnya tidak bertambah. Mari kita bangun masjid sekaligus membangun jamaahnya, menghidupkan shalat berjamaah, pengajian, pendidikan Al-Qur'an dan kegiatan sosial kemasyarakatan,” pesannya.
Ia berharap pembangunan sarana kemasjidan di Masjid Al-Muhajirin Dasan Baru dapat berjalan lancar dan mendapat dukungan dari seluruh masyarakat serta berbagai pihak.
TGH. Muh. Husni Mubarok juga mengajak masyarakat untuk terus menjaga semangat kebersamaan dan gotong royong yang telah ditunjukkan sejak awal pembangunan.
“Semoga apa yang kita mulai hari ini menjadi amal jariyah bagi kita semua dan mudah-mudahan pembangunan ini diberikan kelancaran sampai selesai serta dapat dimanfaatkan sebesar-besarnya untuk kepentingan umat,” tuturnya.
Pengurus dan masyarakat Masjid Al-Muhajirin Dasan Baru menyambut penuh syukur dimulainya pembangunan tersebut. Mereka berharap sarana kemasjidan yang dibangun nantinya dapat menjadi tempat ibadah sekaligus pusat kegiatan keagamaan dan sosial bagi masyarakat setempat.
