Notification

×

Iklan

Iklan

Bupati Lotim Tegaskan Pejabat dan Tenaga Medis Wajib Layani Masyarakat dengan Baik

Rabu, 26 Agustus 2026 | Agustus 26, 2026 WIB Last Updated 2026-08-26T06:25:37Z

Bupati Lombok Timur H. Haerul Warisin di acara peringatan Maulid Nabi Muhammad SAW 1448 Hijriah di Masjid Shirotol Mustaqim, Desa Sapit, Kecamatan Suela 

SELAPARANGNEWS.COM - Bupati Lombok Timur H. Haerul Warisin menegaskan seluruh jajaran pejabat daerah hingga tenaga medis merupakan pelayan masyarakat yang wajib memberikan pelayanan terbaik, ramah, dan maksimal.


‎Hal tersebut disampaikan Bupati saat menghadiri peringatan Maulid Nabi Muhammad SAW 1448 Hijriah di Masjid Shirotol Mustaqim, Desa Sapit, Kecamatan Suela, Selasa (25/8/2026).

‎Dalam kesempatan itu, Bupati memaparkan peningkatan alokasi anggaran untuk kepesertaan BPJS Kesehatan bagi masyarakat Lombok Timur. Anggaran tersebut meningkat dari sekitar Rp98 miliar pada 2025 menjadi Rp143 miliar pada 2026.

‎Seiring meningkatnya anggaran tersebut, Haerul Warisin meminta seluruh jajaran pelayanan publik, mulai dari puskesmas hingga rumah sakit, memberikan pelayanan yang baik kepada masyarakat, terutama bagi peserta BPJS.

‎«“Camat, Danramil, Kapolres, hingga saya sebagai Bupati, kita semua ini adalah pelayan masyarakat, bukan datu. Layani masyarakat dengan sebaik-baiknya. Jika ada petugas yang tidak melayani dengan ramah, segera laporkan,” tegasnya.»

‎Selain BPJS Kesehatan, Bupati juga mendorong perluasan kepesertaan BPJS Ketenagakerjaan bagi para pekerja rentan di Lombok Timur. Ia mengimbau agar guru ngaji, marbot masjid, hingga para petani dapat didaftarkan dalam program tersebut.

‎Bupati menjelaskan, BPJS Kesehatan dan BPJS Ketenagakerjaan memiliki fungsi yang berbeda. BPJS Kesehatan memberikan perlindungan terhadap biaya pengobatan ketika peserta sakit, sedangkan BPJS Ketenagakerjaan memberikan perlindungan atas risiko kerja sekaligus jaminan sosial bagi peserta dan keluarganya.

‎“BPJS Kesehatan itu untuk menanggung biaya pengobatan saat kita sakit. Sedangkan BPJS Ketenagakerjaan memberikan perlindungan risiko kerja dan jaminan masa depan. Jika peserta BPJS Ketenagakerjaan meninggal dunia, ahli warisnya akan menerima santunan duka untuk membantu kelangsungan hidup keluarga yang ditinggalkan, serta beasiswa pendidikan bagi anak-anaknya,” jelas Haerul Warisin.

‎Menurutnya, kebijakan tersebut diharapkan dapat memberikan rasa aman dan perlindungan finansial bagi masyarakat, khususnya pekerja informal serta tokoh keagamaan yang selama ini banyak berkontribusi dalam kehidupan sosial dan keagamaan masyarakat.

‎Dalam kesempatan tersebut, Bupati juga menyampaikan bahwa Pemerintah Kabupaten Lombok Timur mulai menetapkan peringatan Hari Jadi Kabupaten Lombok Timur setiap 31 Agustus, dimulai pada 2026.

‎Ia menilai peringatan Hari Jadi penting untuk menanamkan pemahaman sejarah daerah kepada generasi muda agar mengetahui dan menghargai akar sejarah Lombok Timur.

‎“Perayaan HUT mendatang akan dikemas secara sederhana tanpa anggaran besar. Rangkaian acaranya akan diisi dengan pengajian umum yang mengundang TGB (Tuan Guru Bajang) serta hiburan rakyat,” ujarnya.

‎Di bidang infrastruktur, Haerul Warisin juga menegaskan komitmen pemerintah daerah untuk menuntaskan perbaikan sarana jalan di sejumlah wilayah yang membutuhkan.

‎Percepatan pembangunan dan perbaikan infrastruktur jalan, kata dia, akan kembali dilanjutkan pada 2027.

‎Sementara itu, Kepala Desa Sapit H. Sukrihin menyampaikan rasa syukur dan terima kasih atas kehadiran Bupati Lombok Timur dalam peringatan Maulid Nabi Muhammad SAW di Desa Sapit.

‎Ia menjelaskan, peringatan Maulid Nabi di Desa Sapit memiliki tradisi khas yang dilaksanakan dalam dua prosesi. Prosesi pertama dimulai sekitar pukul 03.30 WITA di rumah adat dan dihadiri kepala desa bersama masyarakat. Selanjutnya, rangkaian kegiatan dilanjutkan dengan acara utama di masjid.

‎“Seluruh rangkaian kegiatan ini dapat berjalan lancar berkat kebersamaan masyarakat. Modal utama pembangunan daerah adalah semangat gotong royong dan kebersamaan kita,” ujar Sukrihin.

‎Peringatan Maulid Nabi tersebut turut dihadiri tuan guru, tokoh agama, alim ulama, tokoh pemuda, serta masyarakat setempat. Kegiatan juga dirangkaikan dengan penyerahan santunan secara simbolis kepada anak yatim dan piatu.

‎Usai mengikuti seluruh rangkaian kegiatan di Desa Sapit, Bupati H. Haerul Warisin bersama rombongan melanjutkan agenda ke Masjid Nurul Iman, Dusun Lekong Pulut, Kecamatan Suela, untuk bersilaturahmi sekaligus menghadiri peringatan Maulid Nabi Muhammad SAW bersama masyarakat setempat. (SN) 

×
Berita Terbaru Update