Notification

×

Iklan

Iklan

Proses Pengemasan Paket Sembako, PD. Agro Selaparang Berdayakan Masyarakat Setempat

Senin, 15 Juni 2020 | Juni 15, 2020 WIB Last Updated 2021-04-29T18:58:12Z


Foto : Proses pengemasan JPS Kabupaten tahap II yang dilakukan oleh masyarakat sekitar

Lombok Timur, Selaparangnews.com - Badan Usaha Milik Daerah (BUMD) Agro Selaparang berdayakan warga setempat dalam proses pengemasan paket sembako Jaring Pengaman Sosial (JPS) dari Pemerintah Kabupaten Lombok Timur, yakni masyarakat sekitar Kecamatan Lenek, di mana lokasi perusahaan dan pengemasan dilakukan.

Koordinator pengemasan dalam program pengadaan paket sembako itu, Lalu Wahyu Nugraha mengatakan, penyerapan tenaga pekerja dari wilayah Kecamatan Lenek merupakan hasil kesepakatan yang dibuat dengan para pemangku kebijakan di sana, seperti Kades dan Camat.

"Ini hasil kesepakatan dengan para pemangku kebijakan, seperti Kades dan Kepala wilayah setempat.  Termasuk Dirut Agro dan kepala BLKI (Balai Latihan Kerja Internasional)juga setuju sebagai tuan rumah tempat kita melakukan pengemasan" ungkapnya, Senin (15/06/20).

Selain dihajatkan sebagai bentuk tanggungjawab sosial PD. Agro terhadap masyarakat sekitar CSR (Corporate Social Responsibility) juga untuk membantu mereka yang telah kehilangan penghasilan akibat Pandemi Covid-19.

Pasalnya, lanjut Wahyu, mereka adalah eks buruh penggali pasir dan kerikil di wilayah galian C. Namun karena ada wabah virus Corona proses penggalian dihentikan sehingga itu sangat berpengaruh pada pendapatan mereka sehari-hari.

"Karena lokasi pengemasannya di Desa Lenek Daya maka sekitar 60 persen kita ambil dari sini, sementara sisanya kita serap dari Desa Lenek Induk, Pesiraman dan Ilir" jelas Wahyu.

Oleh karenanya, sambung Wahyu, dengan adanya paket sembako dari APBD II ini, masyarakat setempat bisa terbantu dengan melibatkannya dalam proses pengemasan sebagai solusi bagi mereka yang telah kehilangan pekerjaan.

Salah satu tenaga pengemas paket sembako asal Desa Lenek Pesiraman bernama Amaq. Anah menuturkan dirinya cukup terbantu ikut bekerja di sana sebagai tenaga pengemas bersama warga yang lain.

Amaq. Anah menyebutkan bahwa sekitar 15 orang warga Lenek Pesiraman yang ikut bekerja di sana bersama dia. "Kami dari Lenek Pesiraman sebanyak 15 orang" sebutnya sembari memasukkan beberapa item sembako ke dalam keresek. (SN-05)

×
Berita Terbaru Update