Notification

×

Kategori Berita

Cari Berita

Iklan

Iklan

Indeks Berita

20 BUMDes di Lotim Dijadikan Pilot Project Supplier BPNT

Senin, 30 November 2020 | November 30, 2020 WIB Last Updated 2021-04-01T14:53:09Z
Foto: H. M. Sukiman Azmy, Bupati Lombok Timur


Lombok Timur, Selaparangnews.com - Harapan Pemerintah Daerah Kabupaten Lombok Timur untuk menjadikan Badan Usaha Milik Desa (BUMDes) mengambil peran dalam program Bantuan Pangan Non Tunai (BPNT) yang sekarang dinamakan BSP (Bantuan Sosial Pangan) bukanlah omongan belaka.

Terbukti bahwa pada bulan Desember mendatang, Pemerintah Kabupaten Lombok Timur akan menggelontorkan dana tambahan bagi 20 BUMDes yang ditetapkan sebagai pilot projects dalam program bantuan sosial tersebut.

Hal itu ditegaskan oleh Bupati Lotim, H.M. Sukiman Azmy, bahwa masing-masing BUMDes yang dipilih menjadi Pilot Project itu akan diberikan suntikan dana sebesar Rp. 50 juta.

Dengan adanya dana tambahan itu, kata Bupati, diharapkan bisa membuat BUMDes lebih mapan untuk menjadi  supplier BPNT untuk melayani masyarakat Desanya masing-masing.

"Kita berharap minimal 20 atau 25 Desa ini dulu sebagai Pilot Project supaya di Tahun 2021 mendatang bisa melaksanakan fungsinya sebagai supplier BPNT di Lombok Timur" paparnya. Senin, 30/11/2020.

Sukiman mengaku, hal itu dilakukan berdasarkan hasil dari aspirasi masyarakat yang berharap bisa dilayani oleh BUMDes yang ada di desanya. 

Karena itulah, lanjutnya, dalam rangka merespon aspirasi masyarakat tersebut, Pemkab Lotim menggelontorkan dana di atas.

Lagi pula, kata Sukiman, Kementerian Sosial juga membolehkan BUMDes jadi supplier, selama tidak terjadi praktik monopoli. Katanya, hal itu  disampaikan saat bertemu di Bali.

"Mereka (Kemensos- Red) mengatakan boleh itu menjadi supplier asalkan tidak monopoli, syaratnya cuma itu" tegasnya.

Yang dimaksud dengan tidak memonopoli, lanjut Bupati, ialah pada saat BUMDes menyalurkan bantuan kepada KPM melalui E-Warong, mereka harus melibatkan Industri Kecil Menengah (IKM) yang ada di desa tersebut sebagai pemasok. 

"Desa dapat untung, IKM juga dapat untung karena mensuplay kepada BUMDes" ujarnya.

Sementara itu, berdasarkan surat yang sudah ditandatangani oleh Bupati Lotim H.M. Sukiman Azmy bahwa 20 BUMDes yang akan kecipratan dana sebesar Rp. 50 juta itu di antaranya ialah BUMDes Syari'ah Kembang Kuning, BUMDes Ijo Lemor Suela, BUMDes Tunas Maju Setanggor, BUMDes Bareng Mele Masbagik Utara Baru.

Selanjutnya ialah BUMDes Gunung Rajak Bersemi Gunung Rajak, BUMDes Beriuk Maju Sugian, BUMDes Srikandi Labuhan Lombok, BUMDes Bale Atas Surabaya, BUMDes Pade Angen  Pesanggrahan, BUMDes Pringgasela, BUMDes Selagik.

BUMDes lainnya ialah BUMDes Lombok Biak Lenek, BUMDes Saling Sedok Peresak, BUMDes Sayekti Wanasaba Lauk, BUMDes Pesaik Ate Dasan Borok, BUMDes Pandawa Sejahtera Pandan Wangi, BUMDes Mandiri Sejahtera Korleko, BUMDes Timbu Emas Sajang, BUMDes Payung Emas Senyiur dan BUMDes al Hasanah Kelayu Utara.

"Iya betul itu," ujar Moh. Khoiri, Kepala Dinas  Pemberdayaan Masyarakat Desa  saat ditanya terkait  legalitas surat yang telah beredar di Media Sosial tersebut. (yns)

×
Berita Terbaru Update