Notification

×

Iklan

Iklan

Mayat Bayi Laki-laki Ditemukan di Kali Koak Sekarteja, Polisi Lakukan Penyelidikan

Jumat, 23 Januari 2026 | Januari 23, 2026 WIB Last Updated 2026-01-23T08:13:36Z

Mayat bayi laki-laki ditemukan di Kali Koak Sekarteja

SELAPARANGNEWS.COM -Warga Lingkungan Sekarteja, Kelurahan Sekarteja, Kecamatan Selong, Lombok Timur, digegerkan dengan penemuan mayat bayi berjenis kelamin laki-laki di aliran Kali Koak, Jumat (23/P1/2026) sekitar pukul 11.40 WITA.


Kasi Humas Polres Lombok Timur, AKP Nikolas Osman, membenarkan adanya penemuan mayat bayi tersebut. Ia menjelaskan, bayi ditemukan dalam kondisi tergeletak di pinggir kali tanpa menggunakan pakaian atau kain pembungkus.


“Benar, telah ditemukan mayat bayi laki-laki di Kali Koak Lingkungan Sekarteja. Saat ditemukan, bayi dalam kondisi telanjang, posisi tengkurap, dan sudah berlumuran lumpur,” ujar AKP Nikolas Osman.


Penemuan tersebut pertama kali diketahui oleh seorang warga bernama Salman Alfarizi (20), yang saat itu hendak pulang usai mandi di sumur Koak yang tidak jauh dari lokasi kejadian. Awalnya, saksi mengira benda tersebut merupakan bangkai hewan.


“Setelah didekati dan disentuh menggunakan kayu, saksi menyadari bahwa benda tersebut adalah jasad bayi. Saksi kemudian memanggil warga lain dan menghubungi kepala lingkungan,” jelasnya.


Warga yang berdatangan ke lokasi selanjutnya membawa jasad bayi ke Polindes Kelurahan Sekarteja untuk dilakukan pemeriksaan awal oleh bidan setempat.


“Hasil pemeriksaan sementara oleh bidan Polindes Sekarteja, bayi tersebut berjenis kelamin laki-laki dengan berat sekitar 3,7 kilogram dan panjang sekitar 59 sentimeter,” kata Nikolas.


AKP Nikolas Osman menambahkan, kondisi jasad bayi saat ditemukan tidak menggunakan pakaian dan tali pusat sudah terpotong. Berdasarkan kondisi tersebut, kuat dugaan bayi sengaja dibuang sesaat setelah dilahirkan.


“Dilihat dari kondisi tali pusat yang masih panjang dan relatif utuh, ada dugaan bayi ini dibuang oleh orang tuanya setelah proses persalinan,” ujarnya.


Untuk memastikan penyebab kematian, waktu meninggal, serta memastikan proses kelahiran bayi, pihak kepolisian telah membawa jasad bayi ke RS Bhayangkara Polda NTB guna dilakukan otopsi dan pemeriksaan medis lanjutan, termasuk tes DNA.


“Saat ini jasad bayi sudah dibawa ke RS Bhayangkara Polda NTB untuk dilakukan otopsi. Kasus ini masih dalam penyelidikan lebih lanjut,” pungkasnya. (Yns) 

×
Berita Terbaru Update