Notification

×

Iklan

Iklan

Ribuan Jama'ah Padati Haul dan Harlah Ponpes Dayama Jerowaru, Miq Iqbal Sebut Dirinya Gubernur Yatama Wal Masakin

Minggu, 04 Januari 2026 | Januari 04, 2026 WIB Last Updated 2026-01-04T13:30:26Z

Gubernur NTB Lalu M. Iqbal saat menghadiri Haul TGH. Muh. Mutawalli dan Harlah Ponpes Darul Yatama wal Masakin Jerowaru

SELAPARANGNEWS.COM - Ribuan Jema'ah dari berbagai daerah di Pulau Lombok memadati lokasi Peringatan Haul ke-42 Wafatnya TGH. Muh. Mutawalli sekaligus Harlah ke-72 berdirinya Yayasan Pondok Pesantren (Ponpes) Darul Yatama Wal Masakin (Dayama) Jerowaru, Minggu, 4 Januari 2026.


Acara yang digelar di lingkungan Ponpes Dayama Jerowaru berlangsung khidmat dan dihadiri Gubernur Nusa Tenggara Barat (NTB) dirangkai dengan pengukuhan pengurus Ikatan Santri dan Alumni Dayama (IKSADA), yang diketuai Dr. Sirajun Nasihin, Sekretaris, Joyo Supeno dan Zohri Ratna sebagai Bendahara.


Dengan dikukuhkannya pengurus IKSADA, diharapkan dapat menjadi salah satu motor penggerak dalam mendukung dan mengembangkan Yayasan Dayama Jerowaru, serta keberadaannya bisa dirasakan manfaatnya oleh masyarakat.


Pelaksanaan Haul dan Harlah tahun ini juga dirangkai dengan penyerahan bantuan paket sembako dari Baznas Provinsi NTB.


Gubernur NTB, Dr. Lalu Muhammad Iqbal dalam sambutannya menyampaikan rasa bangga dan syukurnya bisa berada di tengah-tengah keluarga besar dan ribuan jemaah Yayasan Dayama Jerowaru dalam momentum yang sangat mulia.


Miq Iqbal sapa'an akrab Gubernur NTB itu juga menyebut, salah satu inspirasi yang membuat dirinya pulang untuk membangun daerah di dapat dari Yayasan Dayama.


“Salah satu inspirasi saya untuk pulang kampung, saya dapatkan juga dari pondok Pesantren Darul Yatama Wal Masakin, sehingga saya merasa bahwa saya adalah gubernurnya yatama Wal masakin (Yatim dan orang miskin,“ ujarnya.


Miq Iqbal juga terus berdo'a agar selalu menjadi pemimpin yang dicintai masyarakat dan dicintai masyarakat. Semoga harapan yang dititipkan lewat dirinya bisa dilaksanakan untuk terus memperhatikan yatim dan masyarakat kurang mampu menjadi lebih sejahtera.


Pada kesempatan itu juga, Miq Iqbal menyampaikan komitmennya untuk mulai membangun wilayah selatan, sehingga pembangunan jalan Bypass Lembar - Kayangan dipilih melalui jalur selatan.


“Insya Allah mulai tahun 2027 kita akan membangun jalan bypass dari lembar sampai ke kayangan dan sengaja kita pilih lewat selatan supaya membawa gerakan pembangunan, disamping untuk mempercepat jalur logistik,“ ungkapnya.


Sementara itu, Ketua Dewan Pembina Yayasan Dayama Jerowaru, TGH. Saiful Islam Sibawaihi dalam tausiyahnya mengajak seluruh jema'ah untuk bersama-sama membangun Yayasan yang ditinggalkan oleh pendirinya yakni TGH. Muhammad Mutawalli.


“Hari ini Yayasan kita sudah berusia 72 tahun dan 42 tahun sudah ditinggalkan oleh pendirinya. Alhamdulillah kita bisa terus berjalan berkat dukungan kita semua,“ ujarnya.


Dirinya juga memaparkan bahwa sampai saat ini, Yayasan Dayama Jerowaru terus meningkatkan kualitas pendidikan, mulai dari tingkat RA sampai Sekolah Tinggi.


“Alhamdulillah saat ini Sekolah Tinggi Ilmu Tarbiyah Sibawaihi Mutawalli (STIT Wali) sedang berproses untuk penambahan jurusan Pendidikan Guru Madrasah Ibtidaiyah (PGMI), Hukum Keluarga Islam (HKI) dan Pendidikan Agama Islam (PAI),“ paparnya. (SN)

×
Berita Terbaru Update