![]() |
| Penyerahan Bantuan Gerobak Usaha dan Rumah Layak Huni oleh Baznas Lotim |
SELAPARANGNEWS.COM - Bupati Lombok Timur H. Haerul Warisin menyerahkan berbagai bantuan sosial kepada masyarakat yang bersumber dari Badan Amil Zakat Nasional (BAZNAS), Kamis (8/1). Bantuan tersebut meliputi gerobak usaha, modal ekonomi produktif, hingga kunci rumah layak huni sebagai bagian dari upaya percepatan pemerataan kesejahteraan warga.
Pada kesempatan tersebut, sebanyak 73 unit rumah diserahkan kepada masyarakat penerima manfaat. Rinciannya, 50 unit Rumah Layak Huni (Mahyani) yang bersumber dari dana bagi hasil dan zakat Bank NTB Syariah, serta 23 unit rehab rumah dari BAZNAS Kabupaten Lombok Timur. Selain bantuan hunian, BAZNAS juga menyalurkan 20 paket gerobak usaha lengkap dengan modal usaha masing-masing sebesar Rp1,5 juta.
Bupati Lombok Timur H. Haerul Warisin dalam sambutannya menyampaikan bahwa pengelolaan zakat di Lombok Timur telah melalui perjalanan panjang dan penuh dinamika. Ia menegaskan, kolaborasi antara pemerintah daerah, BAZNAS, dan berbagai pihak menjadi kunci penting dalam menjawab persoalan sosial di daerah.
“Masalah rumah tidak layak huni masih menjadi tantangan besar. Saat ini tercatat sekitar 20 ribu unit rumah tidak layak huni yang tersebar di 21 kecamatan. Karena itu, kami terus melakukan lobi ke pemerintah pusat agar kebutuhan rumah layak huni ini bisa ditangani secara bertahap,” ujar Bupati.
Selain sektor perumahan, Bupati juga menyoroti keberhasilan sejumlah program strategis nasional yang berjalan di Lombok Timur, seperti program Kementerian Kelautan dan Perikanan di wilayah Ekas. Namun, ia menyebut proyek Sistem Penyediaan Air Minum (SPAM) Pantai Selatan sebagai program yang paling dirasakan langsung manfaatnya oleh masyarakat.
Ke depan, Bupati berharap sinergi yang telah terbangun antara Pemerintah Kabupaten Lombok Timur, Pemerintah Provinsi NTB, serta pemerintah pusat dapat terus diperkuat guna mempercepat pembangunan dan memperluas manfaat bagi masyarakat.
Sementara itu, Wakil Ketua I BAZNAS Provinsi NTB TGH. L. Muhyi Abidin menekankan bahwa keberhasilan pengelolaan zakat di NTB tidak terlepas dari peran aktif kepala daerah. Ia menilai Bupati Lombok Timur telah menjalankan peran kepemimpinan secara nyata dengan mendorong kesadaran berzakat di seluruh lapisan masyarakat.
“Kepala daerah di NTB telah mendapatkan penghargaan dari BAZNAS Pusat atas komitmennya dalam mendorong para aghniya dan PNS untuk berzakat. Ketika Bupati mendorong zakat, sejatinya beliau sedang menjalankan kepemimpinan yang sesungguhnya, karena BAZNAS adalah perpanjangan tangan pemerintah dari pusat hingga daerah,” ungkapnya.
Ia juga mengajak masyarakat untuk tidak menunda dalam berbuat kebaikan melalui zakat, infak, dan sedekah (ZIS), yang menurutnya merupakan kewajiban religius untuk membentuk kepedulian sosial.
Pada kesempatan yang sama, Ketua BAZNAS Kabupaten Lombok Timur H. Muhammad Kamli menyampaikan bahwa seluruh kegiatan tersebut merupakan bentuk pertanggungjawaban BAZNAS dalam mengelola amanah umat.
“Alhamdulillah, apa yang dilaksanakan hari ini adalah kewajiban kami sebagai perpanjangan tangan pemerintah dalam kegiatan sosial kemasyarakatan. Kami berkomitmen agar tidak ada lagi saudara-saudara kita di Lombok Timur yang harus tinggal di rumah yang tidak layak,” katanya.
Ia juga menjelaskan bahwa sebanyak 23 unit rumah layak huni telah tuntas dibangun. Program Mahyani sendiri merupakan inovasi murni dari NTB yang kini telah diadopsi secara nasional.
Kegiatan penyerahan bantuan tersebut turut dihadiri unsur Forkopimda, OPD terkait, jajaran pengurus BAZNAS Kabupaten Lombok Timur, para aghniya, muzaki, serta para mustahik penerima manfaat. (Yns)
