Notification

×

Iklan

Iklan

Bupati Lombok Timur Minta Guru Melek Digital - Adaptif Kemajuan Teknologi dalam Proses Pembelajaran

Jumat, 13 Februari 2026 | Februari 13, 2026 WIB Last Updated 2026-02-13T05:54:54Z

Bupati Lombok Timur H. Haerul Warisin dalam acara  Konferensi Kerja 1 PGRI Lombok Timur di Aula PMI Lombok Timur

SELAPARANGNEWS.COM - H. Haerul Warisin, Bupati Lombok Timur, menegaskan pentingnya peran guru yang melek digital dan adaptif terhadap kemajuan teknologi dalam menghadapi tantangan dunia pendidikan saat ini. 


Hal tersebut disampaikannya saat membuka Konferensi Kerja I Persatuan Guru Republik Indonesia (PGRI) Kabupaten Lombok Timur Tahun 2026 yang digelar di Aula PMI Lombok Timur, Kamis (12/02/2026).


Menurut Bupati, guru merupakan panutan sepanjang masa yang memiliki peran strategis dalam membentuk karakter manusia sejak usia dini. Oleh karena itu, peningkatan kualitas dan kapasitas guru menjadi kunci dalam menciptakan sumber daya manusia yang unggul dan berdaya saing.


Ia menyoroti perkembangan teknologi dan digitalisasi yang menuntut guru untuk terus bertransformasi, khususnya dalam metode dan strategi pembelajaran di sekolah.


“Transformasi ilmu pengetahuan sangat penting untuk terus diikuti. Guru harus modern dan mampu menyesuaikan diri dengan perkembangan zaman,” ujarnya.


Lebih lanjut, Bupati menegaskan bahwa PGRI merupakan mitra strategis pemerintah daerah dalam memberikan layanan pendidikan kepada anak bangsa di Lombok Timur. PGRI juga dinilai sebagai wadah pemersatu guru untuk bertukar gagasan, memperkuat solidaritas, serta menyukseskan program pembangunan di sektor pendidikan.


“PGRI adalah organisasi yang spesial dan harus mendapatkan perhatian. Semua harus berjalan seiring,” tegasnya.


Pada kesempatan tersebut, Bupati juga menyampaikan komitmen pemerintah daerah untuk memberikan dukungan kepada PGRI, terutama dalam mendukung atlet guru yang telah membawa nama Lombok Timur pada ajang Pekan Olahraga dan Seni (Porseni) tingkat nasional. 


Selain itu, pemerintah daerah juga akan mengalokasikan hibah anggaran guna mendukung pembiayaan kegiatan organisasi serta mengarahkan pemanfaatan Gedung Dewan Guru.


Sebelumnya, Ketua PGRI Kabupaten Lombok Timur, Suparman menyampaikan bahwa Konferensi Kerja merupakan kewajiban organisasi untuk melaporkan pelaksanaan program kerja sekaligus menyusun agenda ke depan sebagai bentuk pertanggungjawaban kepada anggota.


Ia menegaskan bahwa PGRI Lombok Timur selama ini tetap solid, seiring sejalan, dan konsisten mendukung program pemerintah daerah. Selain fokus pada dunia pendidikan, PGRI juga aktif berkontribusi dalam bidang olahraga dan kegiatan sosial kemasyarakatan.


“PGRI Lombok Timur selalu berupaya memberikan kontribusi nyata, baik dalam mendukung kebijakan pendidikan maupun melalui kegiatan sosial dan kemanusiaan,” ujarnya.


Ia juga menyinggung keberadaan Gedung Dewan Guru yang hingga kini masih membutuhkan kepastian status, sehingga diharapkan mendapat perhatian lebih lanjut dari pemerintah daerah.


Konferensi Kerja I PGRI Kabupaten Lombok Timur Tahun 2026 tersebut turut dihadiri perwakilan PGRI Provinsi NTB dan Dewan Pendidikan Kabupaten Lombok Timur, serta dirangkaikan dengan penyerahan penghargaan kepada kecamatan yang telah melunasi iuran organisasi di tingkat kecamatan, kabupaten, hingga nasional. (SN) 

×
Berita Terbaru Update