Notification

×

Iklan

Iklan

Perkuat Pangan Lokal, Bupati Lombok Timur dan Ketua Baznas RI Panen Jagung di Pringgabaya

Kamis, 23 April 2026 | April 23, 2026 WIB Last Updated 2026-04-23T11:12:21Z

Panen Raya Jagung Bupati Lombok Timur dan Ketua Baznas RI di Desa Gunung Malang, Kecamatan Pringgabaya

SELAPARANGNEWS.COM - Sinergi antara Pemerintah Daerah Kabupaten Lombok Timur dan BAZNAS RI dalam membangun sektor pertanian semakin nyata. Bupati Lombok TimurH. Haerul Warisin bersama Ketua BAZNAS RI, Dr. Ir. H. Sodik Mudjahid memimpin langsung Panen Raya Jagung Varietas ADV Jago di Dusun Aik Manis, Desa Gunung Malang, Kecamatan Pringgabaya, Kamis (23/04/2026).


Lahan jagung seluas 50 hektar yang dipanen tersebut merupakan proyek binaan BAZNAS yang bertujuan untuk meningkatkan kesejahteraan petani melalui pendayagunaan dana umat.



‎Dalam sambutannya, Bupati Haji Iron menegaskan bahwa sektor pertanian merupakan tulang punggung ekonomi di Lombok Timur dengan kontribusi mencapai 27 persen terhadap PDRB daerah.


‎"Lombok Timur memiliki lahan kering seluas 113.000 hektar. Di wilayah Utara seperti Pringgabaya ini, petani kita sangat kreatif. Mereka menggunakan sumur bor untuk bisa menanam jagung dan sayuran di musim kedua," jelas Bupati di hadapan Ketua BAZNAS RI. Kamis, (23/04/2026). 


‎Ia juga membandingkan dengan wilayah Selatan yang menggunakan ribuan embung untuk menampung air hujan guna mengairi jagung dan tembakau. "Ini bukti bahwa masyarakat kami sangat mandiri dan tangguh dalam mengelola lahan," imbuhnya.


‎Tak hanya bicara soal produksi, Bupati Iron menyoroti pentingnya perlindungan bagi para petani. Ia memaparkan inovasi Pemerintah Daerah yang memasukkan para petani di komunitas lumbung pangan ke dalam program BPJS Ketenagakerjaan.


‎"Kami mengambil sikap untuk melindungi komunitas tertentu, mulai dari guru honorer, nelayan, hingga kelompok tani. Dengan BPJS Ketenagakerjaan, ada jaminan santunan bagi keluarga jika terjadi risiko. Ini adalah cara kami menciptakan masyarakat yang sejahtera," tegas Bupati.


‎Bupati juga menyampaikan apresiasi setinggi-tingginya atas kehadiran Ketua BAZNAS RI di tengah-tengah petani Pringgabaya. Menurutnya, dukungan BAZNAS dalam bentuk proyek pertanian ini sangat membantu pertumbuhan ekonomi di tingkat desa.


‎"Selamat datang Bapak Ketua BAZNAS RI. Kedatangan Bapak menjadi motivasi luar biasa bagi para petani kami. Alhamdulillah, hasil panen hari ini sangat memuaskan, kualitasnya bagus, dan minim kendala hama penyakit," ungkapnya.


‎Sementara itu, Ketua BAZNAS RI menyambut positif capaian tersebut dan berkomitmen untuk terus mendukung program-program pemberdayaan ekonomi berbasis pertanian di Lombok Timur yang dinilai sebagai daerah yang sangat mandiri.




‎Ketua BAZNAS RI, Dr. H. Sodik Mudjahid menegaskan bahwa keberhasilan panen raya jagung di lahan binaan BAZNAS  akan diintegrasikan dengan program nasional yang lebih strategis. Menurutnya, hasil produksi dari para petani lokal binaan BAZNAS tidak hanya berhenti pada proses panen, tetapi akan disalurkan untuk mendukung kedaulatan pangan nasional.


‎"Tentu dengan dukungan Pak Bupati, kita pikirkan proses penyerapan hasilnya. Salah satunya adalah bersinergi dengan program Makan Bergizi Gratis (MBG). Kami ingin para penduduk lokal yang kami bina ini menjadi pengusaha tangguh, di mana hasil bumi mereka seperti jagung dan ikan diserap langsung oleh pasar yang permintaannya tinggi, yakni melalui program MBG tersebut," urainya.


‎Sodik juga mengungkapkan bahwa kegiatan di Desa Gunung Malang ini merupakan panen perdana untuk tahun 2026 dari puluhan ribu titik program pemberdayaan ekonomi BAZNAS secara nasional. Ia berharap, kesuksesan di Lombok Timur ini menjadi pemantik semangat bagi daerah-daerah lain di Indonesia.


‎"Ini adalah panen perdana tahun ini dan akan menjadi penyemangat bagi titik-titik lainnya di seluruh Indonesia. Kami juga sangat mengapresiasi inovasi Pak Bupati terkait kolaborasi dengan BPJS Ketenagakerjaan bagi para petani. Model pembinaan seperti ini sangat bagus dan kami harap bisa diserap serta diterapkan secara nasional," tambahnya.


‎Melalui sinergi antara BAZNAS, Pemerintah Daerah, dan program strategis nasional, Ia optimis kesejahteraan petani dapat meningkat secara signifikan sekaligus menjamin ketersediaan pangan bergizi bagi masyarakat. (Yns) 

×
Berita Terbaru Update