![]() |
| Kerjasama IAI Qomarul. Huda Bagu dengan UPSI Malaysia |
SELAPARANGNEWS.COM - Institut Agama Islam Qomarul Huda (IAIQH) terus menunjukkan komitmennya dalam melakukan akselerasi kualitas Tridarma Perguruan Tinggi melalui kolaborasi internasional. Hal ini dibuktikan dengan keberhasilan delegasi IAIQH merintis Intention of Agreement (IoA) bersama salah satu kampus pendidikan terbaik di Malaysia, Universiti Pendidikan Sultan Idris (UPSI) di Tanjung Malim.
Kunjungan delegasi IAIQH yang berlangsung pada Senin (7/4/2026) ini bukan tanpa alasan. UPSI dipilih karena rekam jejaknya sebagai salah satu dari lima kampus terbaik di Malaysia yang memiliki iklim akademik kondusif, manajemen perguruan tinggi yang kuat, dan reputasi gemilang dalam mencetak tenaga pendidik.
Reputasi UPSI bahkan diakui luas oleh masyarakat umum di negeri jiran. Hal ini dibuktikan dari pengalaman unik tim IAIQH saat mendarat di Bandara Internasional Kuala Lumpur.
"Ketika petugas imigrasi menanyakan tujuan kami dan kami menjawab 'UPSI', petugas tersebut secara spontan bertanya, 'Cikgu (guru) kah?'. Setelah kami jawab iya, proses layanan imigrasi langsung dipercepat. Ini bukti nyata betapa masyhurnya UPSI sebagai lembaga pendidikan," ujar salah satu perwakilan tim IAIQH.
Kunjungan sehari penuh tersebut diawali dengan perjumpaan akademik di Fakulti Pembangunan Manusia (FPM) UPSI pada pagi hari. FPM merupakan fakultas terbesar dan paling bergengsi di UPSI yang menawarkan program studi dari tingkat Sarjana hingga Doktoral. Didukung infrastruktur megah berupa empat gedung berlantai empat, fakultas inilah yang turut mengantarkan UPSI menembus peringkat 100 dunia.
Selama meninjau atmosfer akademik, rombongan IAIQH didampingi langsung oleh guru besar paling senior di UPSI, Prof. Hisyam. Sesi pagi tersebut diakhiri dengan jamuan makan siang istimewa ala bintang lima dari pihak kampus.
Pada siang hingga sore harinya, agenda dilanjutkan dengan pertemuan tingkat tinggi bersama jajaran rektorat. Tim IAIQH berkesempatan berdiskusi dengan Wakil Rektor Bidang Akademik, sebelum akhirnya melangsungkan rapat strategis dengan Wakil Rektor Bidang Kerja Sama Internasional (Antarabangsa).
Sebagai informasi, jabatan Rektor (Canselor) di UPSI diemban langsung oleh Permaisuri Kerajaan Malaysia yang umumnya hadir saat prosesi wisuda atau penyambutan tamu negara. Oleh karena itu, wewenang dan kendali akademik tertinggi sehari-hari berada di tangan Wakil Rektor (Naib Canselor). Hal ini menegaskan bahwa kunjungan IAIQH diterima langsung oleh pejabat akademik tertinggi di kampus tersebut.
Dalam pertemuan strategis tersebut, kedua belah pihak merumuskan sejumlah potensi kerja sama yang komprehensif. Beberapa poin kolaborasi yang disepakati meliputi:
-Konsultasi kurikulum dan asesmen (program 4 hari).
-Program sertifikat kursus singkat bidang pengajaran untuk guru (program 14 hari).
-Post Graduate Diploma in Education atau Diploma Pendidikan Lepasan Ijazah/DPLI (program 1,5 tahun).
-Program attachment (magang/pertukaran) bagi mahasiswa sarjana dan pascasarjana, dosen, serta staf kampus.
-Program akademik pascasarjana dan dual degree (gelar ganda). Penyelenggaraan konferensi internasional gabungan.
-Penelitian dan publikasi jurnal bersama.
Serta berbagai bentuk perluasan kerja sama lain yang disepakati oleh kedua belah pihak di masa mendatang.
Melalui terbukanya gerbang kolaborasi internasional ini, IAIQH sedang memantapkan langkah untuk mewujudkan cita-cita kampus Bagu sebagai "BAGU" (Better Academic Growth Up University). Lompatan strategis ini diharapkan mampu meningkatkan daya saing institusi, baik di tingkat lokal, nasional, hingga merambah ke kancah regional dan global. (SN)
.jpg)