Notification

×

Iklan

Iklan

Diserahkan Bupati, Bantuan Korban Kebakaran Pasar Pringgabaya Dilaksanakan Lewat Program Baznas ‎

Selasa, 05 Mei 2026 | Mei 05, 2026 WIB Last Updated 2026-05-05T07:00:19Z

Penyerahan Bantuan kepada korban kebakaran di Pasar Umum Pringgabaya Oleh Bupati Lombok Timur H. Haerul Warisin di Aula Kantor Camat Pringgabaya

SELAPARANGNEWS.COM - Pemerintah Kabupaten Lombok Timur menunjukkan komitmen nyata dalam mendampingi masyarakat yang tertimpa musibah. Bertempat di Aula Kantor Camat Pringgabaya, Selasa (05/05/2026), Bupati Lombok Timur H. Haerul Warisin secara resmi menyerahkan bantuan bagi para pedagang terdampak kebakaran Pasar Pringgabaya.

‎Bantuan tersebut disalurkan melalui Program Pemberdayaan (Asnaf Miskin) Badan Amil Zakat Nasional (BAZNAS) Kabupaten Lombok Timur. Langkah ini merupakan bentuk gerak cepat pemerintah dalam memberikan dukungan moral dan material bagi para pengusaha dan pedagang yang kehilangan tempat usahanya.

‎Dalam sambutannya, Bupati yang akrab disapa H. Iron ini menyampaikan permohonan maaf yang mendalam karena tidak bisa hadir langsung ke lokasi sesaat setelah musibah terjadi. Ia mengungkapkan bahwa pada saat kejadian, dirinya tengah berada di Jakarta untuk misi kemanusiaan lainnya yang tak kalah krusial.

‎"Saya memohon maaf karena baru bisa hadir hari ini. Saat musibah terjadi, saya sedang di Jakarta memperjuangkan nasib 176.000 warga Lombok Timur yang kepesertaan BPJS Kesehatannya dinonaktifkan. Itu menyangkut hak kesehatan rakyat banyak yang harus segera dipulihkan," jelas Bupati.

‎Mengenai kondisi fisik Pasar Pringgabaya, Bupati menegaskan bahwa Pemda berkomitmen penuh untuk mengembalikan fungsi pasar agar aktivitas ekonomi warga kembali berputar. Namun, ia meminta para pedagang untuk bersabar mengingat ada prosedur birokrasi yang harus dilalui.

‎"Sebagai pemerintah, keinginan kami adalah pasar segera normal kembali. Namun, pembangunan membutuhkan perencanaan, penganggaran, dan kepatuhan terhadap aturan. Saya minta *pelungguh* (bapak/ibu) sabar, kami tetap akan mengembalikan apa yang menjadi kebutuhan bapak-ibu di pasar itu," tegasnya.

‎Bantuan tunai sebesar Rp. 2 juta per orang diserahkan kepada para korban. Meski secara nilai mungkin tidak sebanding dengan kerugian material para pedagang besar, Bupati menekankan bahwa nilai silaturahmi dan perhatian pemerintah adalah poin utamanya.

‎"Mungkin uang Rp2 juta ini tidak ada artinya karena bapak-ibu sekalian adalah pengusaha besar. Tapi nilai silaturahmi ini yang penting. Ini adalah bentuk hadirnya pemerintah di tengah duka masyarakat," tambahnya.

‎Kegiatan ini turut didampingi oleh Sekretaris Daerah, Kepala BPKAD, Kepala Dinas Perdagangan, Bappeda, Inspektorat, Camat Pringgabaya, Danramil, serta jajaran pimpinan perangkat daerah lainnya. Kehadiran para pimpinan OPD ini menunjukkan sinergi lintas sektoral untuk memastikan percepatan penanganan pasca-kebakaran di Kecamatan Pringgabaya. (SN) 

×
Berita Terbaru Update