Notification

×

Iklan

Iklan

Masuk Jadi Daerah Penerima Program LSDP, Bupati Iron Siap Bawa Lombok Timur Bersih dari Sampah

Kamis, 27 Agustus 2026 | Agustus 27, 2026 WIB Last Updated 2026-08-27T08:11:43Z

Kunjungan tim LSDP di Ruang Rapat Bupati dalam rangka verifikasi Lapangan


SELAPARANGNEWS.COM - Kabupaten Lombok Timur dipastikan menjadi salah satu dari 30 daerah yang mendapatkan program Local Service Delivery Project (LSDP). Kabupaten Lombok Timur berada di peringkat pertama dalam penilaian untuk mendapatkan program nasional yang digagas Kementerian Dalam Negeri (Kemendagri) bersama Bappenas dengan dukungan pendanaan dari Bank Dunia tersebut.

‎
‎Program LSDP ditujukan untuk meningkatkan layanan infrastruktur dan tata kelola persampahan di daerah. Program ini juga diharapkan mampu mendukung pengelolaan sampah secara berkelanjutan sekaligus menggerakkan ekonomi sirkular.
‎
‎Bupati Lombok Timur H. Haerul Warisin atau akrab disapa H. Iron menyambut positif program tersebut. Ia mengaku sangat bersemangat untuk menjadikan Lombok Timur sebagai daerah yang bersih dari sampah.
‎
‎Karena itu, Pemerintah Kabupaten Lombok Timur berkomitmen memenuhi seluruh persyaratan yang diperlukan agar program LSDP dapat dilaksanakan di daerah tersebut.
‎
‎“Saya sangat bersemangat untuk bagaimana Lombok Timur ini bersih, Pak. Sangat saya idam-idamkan itu. Dan rasanya kita tidak akan pernah tenang berhenti jadi Bupati kalau tetap dia kotor,” tegasnya. 
‎
‎Menurutnya, program LSDP menjadi peluang untuk mengubah cara pandang masyarakat terhadap sampah. Sampah tidak hanya dipandang sebagai barang kotor dan tidak bernilai, tetapi dapat diolah sehingga memiliki manfaat dan nilai ekonomi.
‎
‎“Hal-hal positif yang dapat kita tarik dari sampah ini juga bisa kita hadirkan. Tidak seperti prinsip sekarang ini, sampah adalah barang kotor yang tidak ada harganya,” harapnya.
‎
‎Ia optimistis melalui program LSDP, pengelolaan sampah di Lombok Timur dapat memberikan manfaat lebih besar bagi masyarakat.
‎
‎“Tentu lewat LSDP ini semua itu akan berubah. Orang mengatakan itu tidak bermanfaat, insyaallah dengan program ini akan menjadi bermanfaat,” ujarnya.
‎
‎Bupati juga berharap kunjungan tim LSDP dalam rangka verifikasi lapangan dapat memberikan masukan dan koreksi terhadap berbagai hal yang masih perlu diperbaiki dan disempurnakan agar sesuai dengan ketentuan yang dipersyaratkan.
‎
‎H. Iron kembali menegaskan komitmen Pemkab Lombok Timur untuk memenuhi berbagai ketentuan yang dibutuhkan, baik dari aspek kelembagaan maupun dukungan melalui APBD.
‎
‎Sementara itu, Direktur Sinkronisasi Urusan Pemerintah Daerah II Kemendagri Suprayitno mengatakan kunjungan tim LSDP pada Kamis (27/8/2026) tidak hanya bertujuan melakukan verifikasi lapangan, tetapi juga memastikan kesiapan pemerintah daerah dan masyarakat dalam melaksanakan program tersebut.
‎
‎Ia memastikan tim akan menyampaikan sejumlah hal yang masih kurang maupun yang perlu diperbaiki sebagai bagian dari proses persiapan pelaksanaan program.
‎
‎Direktur Sinkronisasi Urusan Pemerintah Daerah IV Kemendagri Paudah menambahkan, salah satu arah utama program LSDP adalah mendorong perubahan perilaku masyarakat dalam pengelolaan sampah.
‎
‎Perubahan tersebut, kata dia, salah satunya akan dimulai dari lingkungan sekolah. Anak-anak diharapkan menjadi agen perubahan yang kemudian membawa kebiasaan positif dalam pengelolaan sampah ke lingkungan keluarga.
‎
‎Ia juga menyatakan dukungannya terhadap kesiapan dan semangat Pemerintah Kabupaten Lombok Timur bersama masyarakat untuk melakukan perubahan perilaku tersebut.
‎
‎Sementara itu, Koordinator Tim Kelembagaan Pemerintah Daerah dan Pembangunan Daerah Bappenas Septaliana Dewi Prananingtyas menjelaskan, kunjungan tersebut selain memastikan kesiapan pemerintah daerah juga bertujuan mengukur dan memastikan besaran dana hibah yang nantinya diberikan kepada Lombok Timur.
‎
‎Menurutnya, LSDP memiliki pendekatan berbeda dibandingkan proyek pengelolaan sampah lainnya. Program tersebut menitikberatkan pada reformasi pengelolaan sampah secara menyeluruh, mulai dari hulu hingga hilir, sehingga diharapkan dapat memberikan keuntungan bagi daerah dan masyarakat.
‎
‎Target yang telah ditetapkan diharapkan dapat tercapai pada akhir pelaksanaan program. Selain dukungan pendanaan, pemerintah daerah juga nantinya akan mendapatkan asistensi di tingkat regional maupun lokal.
‎
‎Verifikasi lapangan tersebut turut dihadiri Sekda Lombok Timur, Kepala Dinas Lingkungan Hidup, Kepala BPKAD, Kepala Bappeda, perwakilan Dinas Pendidikan dan Kebudayaan, masyarakat pemerhati lingkungan, serta perwakilan masyarakat sekitar TPA Ijo Balit. (SN) 
×
Berita Terbaru Update