Notification

×

Iklan

Iklan

Ulama Hadits Internasional Syekh Prof. Dr. Muhyiddin Awamah Hadiri Daurah Ilmiah di Darul Kamal NW Kembang Kerang

Minggu, 30 Agustus 2026 | Agustus 30, 2026 WIB Last Updated 2026-08-30T14:17:25Z

Daurah Ilmiah Internasional bersama ulama dan cendekiawan Muslim internasional, Syekh Prof. Dr. Muhammad Awamah, Pondok Pesantren Darul Kamal NW Kembang Kerang, Kabupaten Lombok Timur

SELAPARANGNEWS.COM - Pondok Pesantren Darul Kamal NW Kembang Kerang, Kabupaten Lombok Timur, Nusa Tenggara Barat (NTB), menggelar Daurah Ilmiah Internasional bersama ulama dan cendekiawan Muslim internasional, Syekh Prof. Dr. Muhyiddin Awamah, Ahad (30/8/2026).


‎Kehadiran salah seorang ulama dan pakar hadis terkemuka tersebut menjadi momentum penting bagi penguatan tradisi keilmuan Islam, khususnya dalam bidang hadis serta pengembangan pendidikan dan kaderisasi ulama di Lombok Timur.

‎Kegiatan yang mengusung semangat “Ilmu Hadis, Warisan Para Nabi” ini diikuti para santri, asatidz, akademisi, serta masyarakat umum.

‎Daurah Ilmiah Internasional tersebut merupakan inisiatif Pembina Yayasan Darul Kamal An-Nur, TGM. Muhammad Zainuddin Ruslan, Lc., M.A. Ia dikenal memiliki perhatian terhadap penguatan tradisi keilmuan Islam, perluasan jejaring ulama, serta pengembangan pendidikan yang berakar pada sanad dan khazanah keilmuan Islam.

‎Gagasan tersebut mendapat dukungan penuh dari Ketua Yayasan Darul Kamal An-Nur, Dr. Muhammad Makki, M.Pd., sebagai bagian dari komitmen yayasan dalam meningkatkan kualitas pendidikan, kaderisasi ulama, sekaligus memperkuat tradisi akademik di lingkungan Darul Kamal.

‎Rangkaian kegiatan diawali dengan Muhadharah Ilmiah yang diperuntukkan bagi seluruh santri Pondok Pesantren Darul Kamal NW dan masyarakat umum. Forum tersebut menjadi kesempatan bagi peserta untuk menyerap secara langsung pemikiran, pengalaman, serta pandangan keilmuan Syekh Prof. Dr. Muhyiddin Awamah.

‎Kegiatan kemudian dilanjutkan dengan Ijazah Khassah Antar Asatidz yang dikemas dalam forum ilmiah bertema “Meneguhkan Tradisi Keilmuan Hadis: Bedah Kurikulum Ilmu Hadis dan Prospek Pengembangan Takhassus Hadis di Indonesia.”

‎Forum tersebut menjadi ruang strategis bagi para asatidz dan akademisi untuk mendiskusikan masa depan pendidikan hadis di Indonesia. Pembahasan mencakup penguatan kurikulum, pelestarian tradisi sanad, hingga pengembangan program takhassus hadis.

‎Selain agenda keilmuan, Daurah Ilmiah Internasional ini juga diisi dengan penandatanganan Memorandum of Understanding (MoU) antara Darul Hadis ‘Awwamah Research Center, Turki dan STAI Darul Kamal. Kerja sama tersebut diharapkan dapat memperkuat sinergi kelembagaan, khususnya dalam bidang pendidikan, pengembangan ilmu hadis, serta pembinaan dan kaderisasi ulama.

‎Daurah Ilmiah Internasional ini tidak hanya menjadi forum pertemuan akademik, tetapi juga menjadi bagian dari upaya membangun mata rantai tradisi intelektual Islam antara lembaga pendidikan Islam di Lombok dengan jaringan keilmuan Islam internasional.

‎Kehadiran ulama dunia di tengah santri dan asatidz diharapkan semakin memperkuat kesadaran akan pentingnya menjaga kesinambungan ilmu, sanad, dan tradisi keilmuan yang diwariskan para ulama dari generasi ke generasi.

‎Penyelenggaraan kegiatan tersebut sekaligus menegaskan komitmen Pondok Pesantren Darul Kamal NW Kembang Kerang untuk terus menghadirkan ruang-ruang intelektual yang mempertemukan khazanah Islam klasik dengan tantangan pendidikan Islam kontemporer.

‎Sinergi kepemimpinan antara TGM. Muhammad Zainuddin Ruslan, Lc., M.A. sebagai Pembina Yayasan Darul Kamal An-Nur dan Dr. Muhammad Makki, M.Pd. sebagai Ketua Yayasan menjadi bagian penting dalam mendorong Darul Kamal tampil sebagai salah satu pusat pengembangan pendidikan dan tradisi keilmuan Islam di NTB.

‎Melalui kegiatan tersebut, para santri, guru, akademisi, dan masyarakat diharapkan semakin terdorong untuk mencintai ilmu, memperdalam kajian hadis, serta melanjutkan tradisi keilmuan Islam secara serius dan berkelanjutan.

‎Daurah Ilmiah Internasional di Pondok Pesantren Darul Kamal NW Kembang Kerang diharapkan menjadi tonggak penting dalam memperkuat jejaring keilmuan hadis antara Indonesia dan dunia Islam, sekaligus membuka jalan bagi lahirnya generasi ulama dan cendekiawan Muslim yang memiliki kedalaman ilmu, kekuatan sanad, serta kemampuan menjawab tantangan zaman. (SN) 

×
Berita Terbaru Update