Notification

×

Iklan

Iklan

Studi Tiru Pendidikan Bermutu, Pemkab Pati Pelajari Program Pendidikan Lombok Timur

Kamis, 29 Oktober 2026 | Oktober 29, 2026 WIB Last Updated 2026-10-28T16:01:31Z

Bupati Pati (kiri) menerima cinderamata dari Bupati Lombok Timur

SELAPARANGNEWS.COM - Pemerintah Kabupaten Lombok Timur menerima kunjungan kerja rombongan Pemerintah Kabupaten Pati, Jawa Tengah, di Ruang Rapat Bupati Lombok Timur, Rabu (28/10/2026). Kunjungan tersebut dilakukan untuk studi tiru terkait upaya membangun pendidikan yang bermutu.

‎

‎Rombongan diterima langsung oleh Bupati Lombok Timur H. Haerul Warisin, didampingi Wakil Bupati H. Moh. Edwin Hadiwijaya, Sekretaris Daerah H. Muhammad Juaini Taofik, serta sejumlah pimpinan organisasi perangkat daerah (OPD).

‎

‎Dalam pertemuan tersebut, Bupati Lombok Timur memaparkan berbagai program dan potensi daerah, mulai dari pengelolaan pajak sebagai sumber Pendapatan Asli Daerah (PAD), sektor pariwisata, pertanian, kelautan dan perikanan, hingga pembangunan infrastruktur jalan, gedung serbaguna, serta masjid kabupaten.

‎

‎Secara khusus, Bupati menyambut baik kunjungan rombongan Kabupaten Pati yang ingin mempelajari upaya peningkatan mutu pendidikan di Lombok Timur. Ia menjelaskan, saat ini terdapat 236.236 peserta didik yang berada di bawah naungan Dinas Pendidikan dan Kebudayaan (Dikbud) Lombok Timur.

‎

‎Untuk meningkatkan kualitas pendidikan, Pemkab Lombok Timur menjalankan sejumlah program, di antaranya sosialisasi dan advokasi kebijakan Pendidikan Anak Usia Dini (PAUD), sosialisasi Survei Lingkungan Belajar (Sulingjar) PAUD, pelatihan dan penguatan digitalisasi pembelajaran, serta optimalisasi komunitas belajar di tingkat kabupaten dan pembentukan komunitas belajar di setiap kecamatan.

‎

‎Selain itu, dilakukan pula pertukaran praktik baik antarsekolah, pendidikan dan pelatihan, serta pemerataan mutu dan prestasi sekolah. Berbagai langkah tersebut menjadi bagian dari kolaborasi dan komitmen pemerintah daerah untuk mendorong peningkatan kualitas pendidikan hingga tingkat desa.

‎

‎Pada aspek sarana dan prasarana, Lombok Timur juga melaksanakan program revitalisasi satuan pendidikan yang bersumber dari APBN tahun 2026. Program tersebut mencakup 235 lembaga PAUD, SD, dan SMP dengan total anggaran sekitar Rp127 miliar.

‎

‎Sementara itu, dukungan revitalisasi melalui APBD, bantuan tanggung jawab sosial perusahaan atau *Corporate Social Responsibility* (CSR), serta pokok-pokok pikiran (pokir) DPRD mencapai Rp16 miliar dan Rp18 miliar, dengan total 132 paket kegiatan.

‎

‎Bupati menjelaskan, keberhasilan pelaksanaan revitalisasi pendidikan membutuhkan komitmen pimpinan daerah dan dukungan berbagai pihak. Pemkab Lombok Timur terus membangun komunikasi dengan kementerian, berkolaborasi dengan Komisi X DPR RI dan DPD, serta mengoptimalkan dukungan DPRD Lombok Timur dan mitra CSR, termasuk Happy Hearts Australia.

‎

‎Di bidang peningkatan prestasi siswa, Dinas Dikbud Lombok Timur mengoptimalkan pembinaan minat dan bakat, menerapkan kalender kompetisi tahun 2026, serta menyediakan ruang kompetisi melalui kegiatan mandiri maupun kolaborasi. Pemerintah daerah juga menyiapkan penghargaan bagi siswa berprestasi melalui anggaran Dikbud dan BAZNAS.

‎

‎Upaya peningkatan kualitas pendidikan turut diperkuat melalui kerja sama dengan berbagai mitra, baik organisasi nonpemerintah (NGO) maupun perguruan tinggi.

‎

‎Dalam kesempatan itu, Bupati juga menegaskan bahwa persoalan kekerasan seksual dan kekerasan terhadap anak harus menjadi perhatian seluruh lembaga pendidikan, bukan hanya pondok pesantren. Karena itu, ia menekankan pentingnya kolaborasi serta penerapan panduan yang jelas, termasuk penyediaan lembar laporan agar setiap lembaga memiliki pedoman dalam menangani persoalan tersebut.

‎

‎Terkait beasiswa, Pemkab Lombok Timur menerapkan skala prioritas sesuai kebutuhan daerah. Salah satu fokus yang saat ini diupayakan adalah pemberian beasiswa bagi tenaga kesehatan, khususnya dokter spesialis.

‎

‎Sementara itu, Pelaksana Tugas (Plt.) Bupati Pati, Risma Ardhi Chandra, mengapresiasi berbagai program pendidikan yang telah dan sedang dilaksanakan Pemkab Lombok Timur. Ia mengakui terdapat sejumlah program yang belum diterapkan di Kabupaten Pati.

‎

‎Risma menyebut kunjungan tersebut memberikan banyak pengetahuan baru bagi rombongannya, salah satunya mengenai penyertaan modal untuk mendukung pembangunan infrastruktur.

‎

‎Rombongan Pemerintah Kabupaten Pati turut diikuti Ketua Komisi D DPRD Pati beserta anggota, Kepala Dinas Pendidikan, dan sejumlah kepala bidang. Melalui kunjungan ini, kedua pemerintah daerah diharapkan dapat saling berbagi pengalaman dan praktik baik dalam mendukung peningkatan mutu pendidikan. (SN) 

‎

×
Berita Terbaru Update