Notification

×

Kategori Berita

Cari Berita

Iklan

Iklan

Indeks Berita

Buka STQ XXVI Tingkat Provinsi, Berikut Permintaan Gubernur NTB Pada Dewan Hakim

Minggu, 04 April 2021 | April 04, 2021 WIB Last Updated 2021-04-04T01:34:59Z

Foto: Gubernur NTB, Dr. Zulkieflimansyah saat membuka acara STQ XXVI Tingkat Provinsi di Hotel Grend Legi Mataram

 

Mataram, Selaparangnews.com - Kegiatan Seleksi Tilawatil Qur'an (STQ) XXVI tingkat Provinsi Nusa Tenggara Barat (NTB) dengan tema "Meraih Rahmat dan Berkah al-Quran di Tengah Pandemi Covid-19 untuk Ummat Menuju NTB Gemilang" resmi dibuka oleh Gubernur NTB, Dr. Zulkieflimansyah di Hotel Grend Legi Mataram, Sabtu kemarin, 03 April  2021.


Dalam arahannya, gubernur yang akrab disapa Dr. Zul menyampaikan pesan bahwa di Indonesia sudah terlampau sering mengadakan sebuah perlombaan yang tanpa disadari anak-anak diajarkan berkompetesi untuk saling mengalahkan. Namun di sisi lain, anak-anak juga dituntut untuk saling menghargai, menghormati dan bersinergi.


"Dan itu susah kita lakukan karena memang kompetesi jadi semacam kontestasi yang membuat orang menjadi lebih mulia dan lebih hebat dibanding yang lain," ungkap Gubernur.


Untuk itu, Doktor Zul berharap besar,   terutama kepada para dewan hakim untuk merubah mindset itu. Sehingga anak-anak yang ikut seleksi tilawatil Qur'an bukan semata ingin menang, tidak ada nuansa saling mengalahkan apalagi kekalahan itu menyisakan dendam di kemudian hari.


Tetapi kompetesi ini adalah upaya untuk saling mengenal, saling memahami dan saling membantu antara sesama untuk membumikan Al-Quran dalam kehidupan.


"Apa gunanya kita jadi juara umum atau utusan yang banyak pemenangnya tapi kita sedang melahirkan generasi yang rusak karakter dan jauh dari nilai Qur'an itu sendiri," ketusnya.


Dr. Zul meminta kepada dewan hakim supaya menanamkan nilai-nilai untuk saling menghargai kepada anak-anak, sehingga walaupun kalah namun tetap memiliki rasa cinta kepada sesama untuk sama-sama melantunkan ayat-ayat suci al-Quran dan dapat menyejukan hati orang lain di tengah pandemi Covid-19 yang masih melanda.


"Semoga dengan pembukaan STQ ini, rasa cinta dan menghargai sesama akan semakin tinggi, sehingga kafilah dari Kabupaten/Kota se-NTB dapat menebar senyuman indah saat pulang kampung halaman walaupun belum sempat untuk menang," harap doktor Zul.


Sementara itu, Kepala Biro Kesejahteraan Rakyat (Kesra) Sekretariat Daerah NTB, Ahmad Masyhuri mengungkapkan bahwa penyelenggaraan STQ ke-26 tingkat provinsi tahun 2021 sedianya direncanakan akan digelar di Kabupaten Dompu pada tahun lalu.


Namun karena berbagai kendala di tengah pandemi Covid-19 dan kebijakan refocusing anggaran  dari masing-masing Kabupaten/Kota,  sehingga  pelaksanaan STQ ke-26 tertunda baru dapat digelar pada tahun ini.


Kali ini, lanjutnya, peserta STQ XXVI Tingkat Provinsi NTB cukup lengkap dari semua kafilah di sepuluh Kabupaten-Kota, walaupun ada yang tidak mengikuti sepenuhnya. Artinya, jumlah peserta dari masing-masing kabupaten kota ada 16 orang peserta.


"Tapi ada peserta dari beberapa kabupaten kota yang diikuti hanya 14 dan 12 peserta saja. Kekurangan ini terjadi karena ada sebagian peserta yang terkonfirmasi positif sehingga berhalangan dan tidak bisa diganti menurut aturannya," ungkapnya sekaligus sebagai ketua panitia penyelenggara.


Pelaksanaan STQ tahun katanya, tidak seperti penyelanggaraan pada tahun-tahun sebelum pandemi Covid-19 di mana kegiatan STQ ini tidak dilaksanakan di ruang terbuka karena mengingat pandemi Covid-19 yang masih berlangsung.


Namun, Karena mengingat antusias masyarakat NTB mendengar lantunan pembacaan al-Qur'an sangat tinggi sehingga STQ digelar di ruang tertutup.


Tahun ini merupakan yang pertama kali STQ diselenggarakan di hotel tanpa penonton. Meski demikian, masyarakat tetap bisa  menyaksikan livestriming melalui media sosial dan televisi swasta.


"Kami sudah bekerja sama dengan beberapa Media seperti RRI, Hubbulwathan TV, Akun resmi Pemprov NTB, akun Medsos Biro Kesra dan beberapa media lainnya. Sehingga masyarakat bisa menyaksikan dari rumah," tutupnya.


Adapun tempat dan waktu pelaksaaan STQ XXVI Tingkat Provinsi NTB akan dimulai dari 03 sd 08 April 2021 dan kegiatan seleksinya semua dilaksanakan di hotel Grend Legi Mataram.


Dalam pembukaan STQ XXVI Tingkat Provinsi NTB juga dirangkaikan dengan pemberian hadiah oleh Pemerintah Provinsi NTB kepada 4 Finalis asal NTB pada MTQ Nasional XXVIII di Kota Padang Provinsi Sumatera Barat Tahun 2020 lalu.


Keempat finalis tersebut di antaranya adalah, Riski Jumiati juara I Cabang Tilawah Al-Quran Golongan Cacat Netra Putri dengan hadiah sebesar Rp 100 juta. Sementara M. Zaitun yang meraih juara II Cabang Tilawah Al-Quran Golongan Cacat Netra Putra mendapatkan hadiah sebesar Rp 75 juta.


Kemudian saudara L. Muhammad  Khairurrazzaq AL Hafizi yang meraih juara II pada Cabang Hifzh AL-Quran Golongan 30 Juz Putra sebesar Rp 75 juta dan Sulistiawati yang berhasil meraih pada peringkat III pada Cabang Qiraat Al-Quran Golongan Qiraat Murattal Dewasa Putri mendapatkan hadiah Rp 50 juta.


Tidak hanya keempat finalis, pemerintah juga memberikan hadiah kepada keempat pelatih dari cabang tilawatil, hifzhil dan Qira'at Qur'an dengan nominal masing-masing mendapatkan Rp 25 juta rupiah. (SN)

×
Berita Terbaru Update