Notification

×

Iklan

Iklan

Petugas Mitra PLN di Lombok Timur Tewas Tersengat Listrik Saat Perbaiki Jaringan

Selasa, 16 Juni 2026 | Juni 16, 2026 WIB Last Updated 2026-06-15T16:18:53Z

Tempat Kejadian Perkara Petugas Mitra PLN Tersengat Listrik Tegangan Tinggi

SELAPARANGNEWS.COM - Kecelakaan kerja tragis menimpa seorang petugas perbaikan jaringan listrik di Simpang Empat Desa Pohgading, Kecamatan Pringgabaya, Kabupaten Lombok Timur, pada Senin (15/06/2026) sekitar pukul 15.00 WITA. 

‎Korban berinisial ES (43) meninggal dunia setelah tersengat aliran listrik saat tengah menjalankan tugasnya. Korban diketahui merupakan warga Dusun Pade Mare, Desa Pringgabaya, yang bekerja di PT Bumi Sentosa, salah satu perusahaan mitra PLN ULP Pringgabaya.

‎Kasi Humas Polres Lombok Timur, IPTU Lalu Rusmaladi, membenarkan terjadinya insiden memilukan tersebut. Ia menjelaskan bahwa korban tersengat listrik saat melakukan pemotongan dan penyambungan kabel di atas tiang listrik.

‎"Korban mengalami kecelakaan kerja tersengat aliran listrik pada saat perbaikan jaringan yang merupakan program PLN ULP Pringgabaya. Untuk mengetahui penyebab kematian korban, perlu dilakukan penyelidikan lebih lanjut," ujarnya dalam keterangan resmi yang diterima media ini.

‎ 

‎Peristiwa nahas tersebut, lanjutnya,  bermula ketika korban bersama enam orang rekannya dari PT Bumi Sentosa mulai melaksanakan tugas perbaikan jaringan di Simpang Empat Desa Pohgading sejak pukul 10.00 WITA. Setelah sempat beristirahat dan makan siang pada pukul 13.00 WITA, pekerjaan kembali dilanjutkan pada pukul 14.30 WITA.

‎Korban bersama tiga rekannya, yakni LL, AW, dan AI, kemudian naik ke atas tiang listrik untuk melanjutkan pekerjaan. Sementara itu, seorang rekan lainnya bernama ML bertindak sebagai pengawas memberikan instruksi dari bawah.


‎Nahas, saat korban melakukan pemotongan pada salah satu kabel lalu mencoba menyambungkannya kembali, aliran listrik tiba-tiba menyengat tubuh korban hingga membuatnya berteriak meminta tolong.

‎Melihat situasi tersebut, rekan korban yang berada di atas tiang langsung bergegas memberikan pertolongan. Mereka berusaha melepaskan tangan korban yang masih menempel di kabel dengan cara menendangnya hingga terlepas.

‎Setelah pegangan korban terlepas, tubuh korban sempat bergelantungan di atas tiang karena tertahan oleh tali pengaman yang masih melingkar di pinggang dan tiang listrik. Rekan-rekan korban kemudian segera menurunkan ES dan melarukannya ke Puskesmas Pringgabaya.

‎Setibanya di Puskesmas Pringgabaya, tim medis langsung melakukan pemeriksaan. Namun, dokter menyatakan bahwa nyawa korban sudah tidak tertolong. Dari hasil pemeriksaan, ditemukan luka bakar pada jari tangan kiri korban akibat sengatan listrik tersebut.

‎Pihak kepolisian dari Polres Lombok Timur yang menerima laporan langsung bergerak cepat melakukan olah Tempat Kejadian Perkara (TKP) serta memeriksa kondisi korban di puskesmas. Polisi juga telah melakukan interogasi terhadap para saksi di lokasi kejadian guna menyusun laporan dan dokumentasi lengkap.

‎Saat ini, jenazah almarhum ES sudah berada di rumah duka setelah dijemput oleh pihak istri dari Puskesmas Pringgabaya untuk proses pemakaman. Kasi Humas Polres Lombok Timur juga menyampaikan rasa duka cita yang mendalam atas peristiwa ini.

‎"Kami ikut belasungkawa, semoga almarhum semua amal ibadahnya diterima dan ditempatkan di sisi-Nya. Aamiin," pungkasnya. (Yns) 

×
Berita Terbaru Update