Notification

×

Iklan

Iklan

Dibegal, Remaja Asal Pohgading Timur Kena Sayatan Pisau di Bagian Leher

Sunday, December 12, 2021 | December 12, 2021 WIB Last Updated 2021-12-12T15:35:36Z

Korban (tengah) saat mendapatkan perawatan di Puskesmas Batuyang, Kecamatan Pringgabaya

Lombok Timur, Selaparangnews.comSeorang remaja asal Dusun Bagek Lawang, Desa Pohgading Timur, Kecamatan Pringgabaya, Kabupaten Lombok Timur bernama Fendi menjadi korban kaganasan pelaku begal, pada Minggu malam, 12 Desember 2021, sekitar Ba'da Isya, di sebelah timur simpang empat SMPN 4 Pringgabaya atau jalan masuk ke Dusun Bagek Lawang.

Leher Fendi mengalami luka sayatan yang cukup panjang dan dalam oleh pisau begal tersebut sehingga membutuhkan sekitar 20 jahitan.


Hal itu disampaikan Fendi sendiri, saat ditemui di Puskesmas Batuyang, Kecamatan Pringgabaya, usai diberikan perawatan oleh tim medis setempat.


Ia menceritakan, pembegalan terhadap dirinya itu bermula saat Ia pulang mengantar kakak perempuannya membeli bahan dagangan di Pohgading. Setibanya di Kantor Desa Kerumut, lanjutnya, Ia diikuti oleh dua orang yang mengendarai Motor Vario CW warna paduan Putih dan Merah Muda (Pink -red). 


Dan saat masuk ke Dusun Bagek Lawang itu,  (belok kiri di simpang 4 SMPN -red), lanjut Fendi, Ia langsung dipepet dan dihadang oleh pelaku, kemudian menodongkan pisau ke leher kakaknya yang duduk di belakang.


Setelah itu, sambungnya, pelaku meminta mereka untuk mengeluarkan semua barang berharga, sembari pisaunya yang tajam tersebut masih melekat di leher kakaknya.


"Karena saya khawatir begal itu mau menyayat leher kakak saya, makanya saya coba untuk melawan dengan menendang pelaku, tapi pisau itu malah menyasar leher saya," tuturnya. Minggu, 12/12/2021.


Fendi mengaku sempat tak sadar kalau dirinya terluka. Ia baru tahu itu setelah memegang lehernya dan melihat bercak darah di tangannya. 


Adapun barang berharga yang berhasil diambil oleh pelaku, kata Fendi, ialah kalung emas milik kakaknya, senilai Rp. 3,5 juta kemudian kabur ke arah Dusun tersebut. "Mereka kabur ke arah Bagek Lawang," sebutnya. 


Sebenarnya, jarak antara rumah korban dan lokasi kejadian tidak terlalu jauh, kurang lebih sekitar 200 meter. Tapi karena jauh dari pemukiman dan merupakan wilayah persawahan sehingga pelaku melancarkan aksinya di sana. Apalagi di tempat itu, tidak ada lampu jalan.


Setelah mendapatkan perawatan dari tim medis, Fendi bersama kerabatnya langsung  ke Mapolsek Pringgabaya untuk membuat laporan Kepolisian. (Yns)

×
Berita Terbaru Update