Notification

×

Iklan

Iklan

Semarak Kemerdekaan di Sunrise Land Lombok Ditutup Anniversary Club Vespa dan Pengumuman Camping Berhadiah

Jumat, 29 Agustus 2025 | Agustus 29, 2025 WIB Last Updated 2025-08-29T12:31:01Z

Persiapan: panggung utama perayaan Anniversary ke 12 Club Vespa Sakras di Zona Ujung Senja Sunrise Land Lombok (Foto: Fanpage Facebook Sunrise Land Lombok) 

SELAPARANGNEWS.COM - Semarak Kemerdekaan di Pantai Sunrise Land Lombok, Dusun Montong Meong, Desa Labuhan Haji, Kabupaten Lombok Timur ternyata tak berhenti setelah sukses menggelar Combat Sport dan Pelepasan Anak Penyu. Dua agenda lainnya akan segera digelar tanggal 30-31 Agustus 2025, yaitu Perayaan Anniversary ke 12 Club Vespa Sakras dan Pengumuman Pemenang Merdeka Camping Berhadiah. 


"Ya, dua acara itu akan jadi penutup bulan kemerdekaan di Sunrise Land Lombok" ujar Direktur Sunrise Land Lombok Qori Bayyinaturrosyi kepada Selaparangnews.com. Jum'at, (29/08/2025). 


Qori menyebutkan, bukan kali ini saja Sunrise Land Lombok dijadikan lokasi pesta oleh para pencinta Vespa. Sebelumnya, dua Club Vespa kelas Dunia juga pernah membuat acara, yang dihadiri ratusan orang dari berbagai daerah di Indonesia. "Nah Club Vespa Sakras ini yang ketiga," imbuhnya. 


Sunrise Land Lombok, kata Qori, selalu terbuka bagi semua kalangan dan kelompok untuk menggelar kegiatan. Bahkan pihaknya memang sengaja mengembangkan destinasi wisata berbasis komunitas di Lombok Timur. 


Kaitannya dengan pemenang undian Merdeka Camping, Sunrise Land Lombok telah menyiapkan banyak hadiah menarik bagi para pengunjung yang nilainya mencapai jutaan rupiah. 


Berbeda dari tahun-tahun sebelumnya yang terdiri dari kebutuhan alat rumah tangga. Hadiah tahun ini, lanjut Qori, disesuaikan dengan kebutuhan para pengunjung. "Itu berdasarkan masukan para pengunjung supaya hadiahnya disesuaikan dengan kebutuhan mereka yaitu peralatan camping," ujarnya. 


Menurutnya, semarak kemerdekaan yang digelar di Sunrise Land Lombok itu bukan semata-mata hiburan, tetapi juga momentum untuk memperkuat silaturahmi dengan berbagai komunitas sebagai bentuk penerapan dari konsep wisata berbasis komunitas yang dikembangkan. 


“Kemarin saja di acara Combat Sport itu kita berhasil menghadirkan ratusan petarung dan ribuan pengunjung dari berbagai daerah di NTB, bahkan ada juga yang bertanya lokasinya di mana, artinya kan ada potensi pengunjung baru untuk datang yang selama ini mungkin mereka tidak tahu keberadaan tempat ini," tutupnya. (Yns)

×
Berita Terbaru Update