Notification

×

Iklan

Iklan

Puting Beliung Terbangkan Puluhan Atap Rumah Warga di Sakra Timur, Tiga Orang Dikabarkan Terluka

Minggu, 11 Januari 2026 | Januari 11, 2026 WIB Last Updated 2026-01-11T13:26:05Z

Salah satu rumah warga di Kecamatan Sakra Timur yang terdampak amukan angin puting beliung

SELAPARANGNEWS.COM - Hujan lebat disertai angin kencang menyerupai angin puting beliung melanda Dusun Kuangwae, Desa Menceh, Kecamatan Sakra Timur, Kabupaten Lombok Timur, Minggu (11/01/2026) siang. Akibat peristiwa tersebut, puluhan atap rumah warga dilaporkan mengalami kerusakan.


Kejadian terjadi sekitar pukul 12.30 Wita. Angin kencang yang datang secara tiba-tiba mengakibatkan atap rumah warga beterbangan dan rusak dengan tingkat kerusakan bervariasi.

Kasi Humas Polres Lombok Timur, AKP Nikolas Osman mengatakan berdasarkan data sementara terdapat 71 rumah warga yang terdampak akibat bencana tersebut.

“Akibat hujan deras disertai angin puting beliung, sebanyak 71 rumah warga di Dusun Kuangwae mengalami kerusakan pada bagian atap. Tidak ada korban jiwa dalam kejadian ini, namun terdapat tiga orang warga yang mengalami luka ringan,” jelas AKP Nikolas Osman.

Ia menambahkan, pasca kejadian aparat gabungan langsung turun ke lokasi untuk melakukan pendataan dan membantu penanganan awal terhadap warga terdampak.

“Personel yang turun ke lapangan terdiri dari Danposramil Sakra Timur, Bhabinkamtibmas, pemerintah desa, BPBD Kabupaten Lombok Timur, serta relawan. Fokus awal adalah pendataan, pengamanan lokasi, dan membantu warga membersihkan material rumah yang rusak,” tambahnya.

Sebagai langkah penanganan darurat, pada Minggu sore sekitar pukul 18.30 Wita, BPBD Kabupaten Lombok Timur mendirikan tenda pengungsian di halaman Pustu Kuangwae yang dibantu oleh Babinsa dan Bhabinkamtibmas Desa Menceh. Tenda tersebut difungsikan sebagai posko sementara bagi warga terdampak.

AKP Nikolas Osman juga mengimbau masyarakat agar tetap waspada terhadap potensi cuaca ekstrem yang masih dapat terjadi.

“Kami mengimbau warga untuk tetap waspada, terutama saat hujan deras dan angin kencang. Jika terjadi kondisi darurat, segera laporkan kepada aparat desa atau pihak kepolisian terdekat,” pungkasnya. (Yns) 
×
Berita Terbaru Update