SELAPARANGNEWS.COM - Institut Elkatarie berkomitmen untuk berperan aktif dalam kebangkitan riset rumput laut dunia yang mulai dikembangkan oleh Pemerintah Kabupaten Lombok Timur bekerja sama dengan Universitas Mataram.
Komitmen tersebut ditandai dengan penandatanganan perjanjian kerja sama riset Rumput Laut Internasional dan Laboratorium Spesialis Kedokteran Kepulauan yang melibatkan seluruh perguruan tinggi se-Lombok Timur.
Kegiatan bertajuk riset rumput laut internasional itu berlangsung di Desa Ekas Buana dan dihadiri Wakil Menteri Pendidikan Tinggi, Sains, dan Teknologi Stella Christie, Bupati Lombok Timur H. Haerul Warisin, Sekretaris Daerah, serta jajaran organisasi perangkat daerah (OPD) terkait.
Wakil Menteri Stella Christie dalam sambutannya berharap Lombok Timur dapat berperan aktif dalam kebangkitan pasar global berbasis bioteknologi, termasuk pengembangan rumput laut. Menurutnya, riset dan inovasi menjadi fondasi utama agar Indonesia mampu meningkatkan nilai tambah dan daya saing di tingkat global.
Sementara itu, Bupati Lombok Timur H. Haerul Warisin menekankan pentingnya menjaga seluruh aset daerah dan aset nasional yang berada di kawasan Ekas Buana. Ia mengajak seluruh pemangku kepentingan untuk menjaga keamanan, kenyamanan, serta kebersihan kawasan secara bersama-sama sebagai bagian dari tanggung jawab kolektif.
“Semua aset daerah dan aset nasional yang ada di Ekas ini harus kita jaga bersama, baik keamanan maupun kebersihannya,” tegas Bupati.
Rektor Institut Elkatarie, Dr. Asbullah Muslim menyatakan kesiapan institusinya untuk bersinergi dan berkolaborasi secara aktif dalam pengembangan riset rumput laut dan hilirisasi industrinya.
Menurutnya, keterlibatan perguruan tinggi lokal sangat penting agar manfaat riset dapat dirasakan langsung oleh masyarakat.
“Kami di Institut Elkatarie siap bersinergi dan berkolaborasi dalam pengembangan industri lokal berbasis riset menuju pasar global. Riset rumput laut ini harus menjadi motor penggerak kebangkitan ekonomi masyarakat pesisir Lombok Timur,” ujarnya.
Ia menambahkan, kolaborasi lintas perguruan tinggi dan dukungan pemerintah pusat serta daerah menjadi peluang strategis untuk memperkuat kapasitas sumber daya manusia, inovasi bioteknologi, dan daya saing industri rumput laut daerah.
Melalui kerja sama riset internasional ini, Lombok Timur diharapkan mampu tampil sebagai episentrum kebangkitan riset rumput laut dunia yang tidak hanya berdampak pada kemajuan ilmu pengetahuan, tetapi juga mendorong pertumbuhan ekonomi dan kesejahteraan masyarakat secara berkelanjutan. (Yns)
