![]() |
| Doorstop Interview Bupati Lombok Timur H. Haerul oleh Wartawan di Ruang Lobby Kantor Bupati usai menghadiri Musrenbang RKPD 2027 di Ballroom Lantai 2 |
SELAPARANGNEWS.COM - Pemerintah Kabupaten Lombok Timur berencana mengambil alih pengelolaan RS Lombok Hospital yang berlokasi di Desa Apitaik, Kecamatan Pringgabaya. Langkah strategis ini diambil guna memperluas akses layanan kesehatan bagi masyarakat di wilayah tersebut.
Bupati Lombok Timur H. Haerul Warisin menyatakan bahwa fasilitas kesehatan tersebut memiliki potensi besar untuk dikembangkan. Hal itu disampaikannya usai menghadiri Musyawarah Perencanaan Pembangunan (Musrenbang) RKPD 2027 di Kantor Bupati pada Kamis (09/04/2026).
"Alhamdulillah, saya lihat lahannya luas dan bangunan-bangunannya juga sangat bagus. Ini aset yang potensial untuk kita maksimalkan," ujar Bupati yang akrab disapa H. Iron tersebut.
Mengingat fasilitas yang ada saat ini masih perlu pengembangan, H. Iron menjelaskan bahwa untuk tahap awal, RS Lombok Hospital akan difungsikan sebagai pusat kesehatan masyarakat dengan skala besar.
"Untuk sementara, rencananya kita jadikan puskesmas besar dulu. Cikal bakalnya sudah ada, tinggal kita tambah ruang inapnya. Saat ini ruang inapnya baru ada dua, sementara di bagian depan itu lebih banyak untuk administrasi dan ruang tindakan kecil," jelasnya.
Bupati menegaskan bahwa proses pengalihan ini bukan melalui jalur akuisisi komersial, melainkan melalui skema hibah dari pengelola sebelumnya kepada pemerintah daerah.
Langkah ini dinilai mendesak karena padatnya jumlah penduduk di wilayah Pringgabaya, khususnya di lima desa sekitar Apitaik yang membutuhkan akses medis cepat.
"Penduduk di lima desa sekitar itu sangat besar. Jadi, kita kelola berdasarkan kemampuan sarana yang ada dulu. Nanti, secara bertahap," pungkasnya. (Yns)
