Notification

×

Iklan

Iklan

Sampaikan LKPJ 2025, Wabup Lotim Sebut Pendapatan Lampaui Target, Ekonomi Tumbuh 4,93 Persen

Kamis, 02 April 2026 | April 02, 2026 WIB Last Updated 2026-04-02T12:21:30Z

Wakil Bupati Lombok Timur H. Moh. Edwin Hadiwijaya usai menyampaikan LKPJ Tahun 2025 dalam Rapat Paripurna Dewan

SELAPARANGNEWS.COM - Wakil Bupati Lombok Timur, Moh. Edwin Hadiwijaya, menghadiri Rapat Paripurna X DPRD dalam rangka penyampaian Laporan Keterangan Pertanggungjawaban (LKPJ) Bupati Tahun Anggaran 2025, Kamis (02/04). Paripurna yang berlangsung di Ruang Utama DPRD tersebut juga dihadiri Sekretaris Daerah, unsur Forkopimda, serta pimpinan OPD lingkup Pemerintah Daerah Lombok Timur.


Dalam penyampaiannya mewakili Bupati Lombok Timur, Wabup mengungkapkan bahwa kinerja fiskal daerah pada tahun 2025 menunjukkan capaian positif. Realisasi pendapatan daerah tercatat mencapai Rp3,43 triliun atau 101,21 persen dari target yang ditetapkan.

“Capaian ini didorong oleh optimalisasi Pendapatan Asli Daerah yang mencapai 100,01 persen serta pengelolaan dana transfer yang efektif,” jelasnya.

Pada tahun pertama pelaksanaan RPJMD 2025–2029, Pemerintah Kabupaten Lombok Timur mulai mengimplementasikan delapan misi pembangunan yang dikenal dengan “Karya Cita”. Program tersebut menjadi arah strategis pembangunan daerah melalui visi Lotim SMART (Sejahtera, Maju, Adil, Religius, dan Transparan).

Untuk memperkuat kemandirian fiskal, Pemda juga meluncurkan inovasi digital di sektor perpajakan melalui aplikasi SIPDAH dan PERIRI. Digitalisasi sistem pembayaran non-tunai ini dinilai efektif dalam meningkatkan kepatuhan wajib pajak sekaligus meminimalkan kebocoran penerimaan daerah.

Dari sisi belanja, realisasi APBD Perubahan 2025 mencapai 98,45 persen dari target Rp3,45 triliun. Belanja operasi masih mendominasi sebesar Rp2,66 triliun, sementara belanja modal sebesar Rp328,52 miliar difokuskan pada pembangunan infrastruktur dasar seperti jalan, irigasi, dan fasilitas publik.

Selain itu, Lombok Timur juga mencatatkan pertumbuhan ekonomi sebesar 4,93 persen, melampaui target 4,60 persen. Indeks Inovasi Daerah turut mengalami peningkatan signifikan hingga mencapai 58,74 atau 117,48 persen dari target.

Di bidang pembangunan manusia, Indeks Pembangunan Manusia (IPM) Lombok Timur mencapai angka 72,35. Peningkatan ini didukung oleh naiknya rata-rata lama sekolah menjadi 7,71 tahun serta meningkatnya harapan lama sekolah hingga jenjang Diploma II.

Sektor kesehatan juga menunjukkan capaian positif dengan meningkatnya usia harapan hidup menjadi 72,29 tahun, seiring upaya penurunan angka stunting serta kematian ibu dan bayi. Sementara itu, akses air minum layak mencapai 86,99 persen.

Dalam sektor perumahan, jumlah Rumah Tidak Layak Huni (RTLH) berhasil ditekan dari 38.262 unit pada 2019 menjadi 23.511 unit pada 2025. Sebanyak 523 unit rumah telah ditangani sepanjang tahun melalui program bantuan pemerintah.

Angka kemiskinan juga menunjukkan tren penurunan menjadi 13,53 persen pada tahun 2025. Hal ini didukung oleh program perlindungan sosial yang menjangkau 103,9 persen dari target penerima manfaat.

Wabup menegaskan, capaian tersebut merupakan hasil sinergi antara pemerintah daerah, DPRD, dan seluruh elemen masyarakat.

“Meski banyak target telah terlampaui, indikator yang belum optimal akan menjadi bahan evaluasi untuk menghadirkan kebijakan yang lebih progresif ke depan,” ujarnya.

Ia pun optimistis, dengan kolaborasi yang kuat antara eksekutif dan legislatif, pembangunan Lombok Timur akan semakin akuntabel dan berkelanjutan menuju visi daerah yang SMART. (SN) 

×
Berita Terbaru Update