Notification

×

Iklan

Iklan

Sekda Beberkan Pencapaian Lombok Timur di Acara HUT Otonomi Daerah ke 30

Senin, 27 April 2026 | April 27, 2026 WIB Last Updated 2026-04-27T10:32:21Z

Sekretaris Daerah Kabupaten Lombok Timur Dr. HM. Juaini Taofik saat menjadi pembina upacara HUT Otda ke 30 

SELAPARANGNEWS.COM - Pemerintah Kabupaten Lombok Timur menggelar apel peringatan Hari Otonomi Daerah ke-30 di halaman Kantor Bupati, Senin (27/04/2026). Bertindak selaku pembina upacara, Sekretaris Daerah Lombok Timur H. Muhammad Juaini Taufik membacakan amanat Menteri Dalam Negeri Muhammad Tito Karnavian.


Dalam amanatnya, Mendagri menekankan pentingnya sinergi antara pemerintah pusat dan daerah. Menurutnya, otonomi daerah harus menjadi instrumen percepatan pembangunan dan peningkatan kesejahteraan masyarakat, namun tetap dalam kerangka Negara Kesatuan Republik Indonesia.


Menambahkan amanat Mendagri, Sekda Juaini memaparkan sejumlah capaian membanggakan. Di tengah 10 kabupaten/kota se-Nusa Tenggara Barat, Lombok Timur menempati urutan ke-4 dengan indeks pembangunan terbaik (semakin kecil indeks, semakin baik). 


Lebih membanggakan lagi, pertumbuhan ekonomi Lombok Timur pada akhir tahun 2025 tercatat 4,93%—peringkat kedua tertinggi se-NTB.

"Saya katakan jujur, itu terjadi karena sinergi dan kolaborasi antara pemerintah pusat dan pemerintah daerah," ujar Sekda di hadapan peserta apel.


Ia juga mengungkapkan sederet prestasi lain yang telah diraih Lombok Timur diantaranya sebagai Kabupaten terbaik nasional dalam percepatan dan perluasan digitalisasi di tahun 2018, Tim Pengendalian Inflasi Daerah (TP2D) terbaik se-Indonesia, Pengendalian inflasi terbaik di regional NTB, NTT, Maluku, dan Papua, Perangkat Pengelola Keuangan Daerah (PPKD) terbaik nasional tahun 2025 untuk program akses keuangan yang inklusif. 


Berikutnya dijadwalkan Bupati Lombok Timur masuk tahap akhir Anugerah Kreatif Finance dari Kementerian Dalam Negeri.


Sekda menegaskan bahwa insentif dari Menteri Koordinator Bidang Perekonomian serta hadiah dari berbagai kategori tersebut akan masuk ke kas daerah dan dimanfaatkan untuk pembangunan. Ia mengapresiasi kerja keras seluruh jajaran, termasuk penguatan sistem pembayaran non tunai dan digitalisasi.


"Tidak ada kesuksesan hanya karena diri sendiri. Mari kita pertahankan inovasi ini di tahun 2026. Kita bagikan pengalaman ini untuk kemajuan daerah kita," pesannya.


Mengakhiri amanatnya, Sekda mengajak seluruh pihak mewujudkan Asta Cita melalui semangat otonomi daerah di usia ke-30. (SN)

×
Berita Terbaru Update