Notification

×

Iklan

Iklan

Berhijrah dari Rutinitas ke Kualitas: Momentum 1 Muharam bagi Transformasi Pendidikan Nasional

Selasa, 16 Juni 2026 | Juni 16, 2026 WIB Last Updated 2026-06-16T04:59:48Z


 Penulis : Dr (Cand). Mahsur, M. Pd. | Rektor IAI Al Manan NU Lombok Timur

OPINI - Tahun Baru Islam 1 Muharram 1448 Hijriah bukan sekadar pergantian kalender, melainkan momentum spiritual untuk melakukan introspeksi dan perbaikan diri secara menyeluruh. 

‎Bagi dunia pendidikan di Indonesia, momen ini menjadi kesempatan emas untuk merefleksikan kualitas layanan pendidikan, memperkuat nilai-nilai keimanan dan ketaqwaan, serta merancang langkah lebih baik menuju kemajuan peradaban Islam.

Makna Hijrah dalam Konteks Pendidikan


‎Semangat hijrah Nabi Muhammad SAW dari Makkah ke Madinah mengandung tiga pelajaran penting yang dapat diaplikasikan dalam pendidikan: perubahan menuju kebaikan, perencanaan strategis, dan pembangunan karakter. 

‎Dalam konteks pendidikan Indonesia, hijrah berarti menggeser paradigma dari pendidikan yang hanya mengejar prestasi akademik menuju pendidikan yang holistik, mengembangkan dimensi spiritual, kognitif, etis, relasional, dan fisik peserta didik. 

‎Pendidikan Islam didefinisikan sebagai kerangka pendidikan holistik yang berlandaskan Al-Qur'an dan Sunnah, dengan prinsip tauhid sebagai pusat seluruh proses pendidikan. Pendidikan ini mencakup penguatan akidah, peningkatan intelektual, pembentukan akhlak, pengembangan hubungan sosial-keluarga, serta pemeliharaan kesejahteraan fisik.

Tantangan Pendidikan Indonesia


‎Pendidikan Islam di Indonesia telah berinteraksi melalui institusi formal dan informal seperti madrasah dan pesantren, namun menghadapi berbagai kendala: pengaruh globalisasi, disparitas aksesibilitas, dan penyesuaian dengan kemajuan teknologi. 

‎Di era globalisasi ini, perkembangan teknologi yang sangat pesat dapat menyebabkan penurunan nilai-nilai agama pada anak-anak dan remaja muslim. Tidak dapat dipungkiri bahwa keimanan dan ketaqwaan anak-anak dan remaja muslim harus selalu dijaga agar pengaruh negatif dari perkembangan teknologi yang mendorong kemaksiatan dapat terhindar.

Resolusi Pendidikan di Tahun Baru Hijriah

Untuk menyambut 1 Muharram 1448 H, dunia pendidikan Indonesia dapat menetapkan resolusi berikut:

Aspek 

Resolusi

Ibadah

‎Meningkatkan kualitas shalat, tilawah Al-Qur'an, dan dzikir di lingkungan sekolah

Pendidikan

‎Menetapkan target peningkatan kompetensi guru dan prestasi siswa

Sosial

‎Memperbaiki hubungan silaturahmi antar guru, siswa, dan masyarakat

Karakter

‎Membentuk generasi yang tidak hanya cerdas otak, tetapi juga cerdas kepribadian 

‎1 Muharram menjadi momentum bagi umat Islam untuk merefleksikan diri, memperbarui niat, dan meningkatkan amal ibadah. Dengan semangat hijrah, dunia pendidikan Indonesia dapat menjadikan tahun baru Hijriah sebagai titik awal perubahan yang lebih baik, membangun generasi yang beriman, berpengetahuan, bermoral mulia, dan kompeten secara fungsional. 

‎Nilai-nilai 1 Muharram mendorong kita untuk menjaga perdamaian, memperbaiki relasi sosial, dan merefleksikan hakikat kehidupan secara lebih utuh. Melalui pendidikan, kita bangun kemajuan peradaban Islam yang berkelanjutan untuk masa depan bangsa Indonesia. 


‎"Barang siapa yang hari ini lebih baik dari hari kemarin, dialah tergolong orang yang beruntung" (HR. Al Hakim). [ ]

×
Berita Terbaru Update