Notification

×

Iklan

Iklan

Pemprov NTB Dukung UKW SMSI, Upaya Cetak Wartawan Profesional dan Berintegritas

Kamis, 16 Juli 2026 | Juli 16, 2026 WIB Last Updated 2026-07-16T11:13:55Z

Gubernur NTB Lalu Muhammad Iqbal menerima audiensi Pengurus SMSI NTB

SELAPARANGNEWS.COM - Pemerintah Provinsi Nusa Tenggara Barat (NTB) menyatakan dukungan penuh terhadap pelaksanaan Uji Kompetensi Wartawan (UKW) yang akan digelar Serikat Media Siber Indonesia (SMSI) Provinsi NTB pada 28–29 Juli 2026. Dukungan tersebut menjadi wujud komitmen bersama dalam meningkatkan kualitas sumber daya manusia (SDM) pers agar semakin profesional, kompeten, dan berintegritas.

‎Komitmen itu disampaikan Gubernur NTB Dr. H. Lalu Muhamad Iqbal saat menerima audiensi jajaran Pengurus SMSI Provinsi NTB di ruang kerjanya, Rabu (15/7/2026). Dalam pertemuan tersebut, Gubernur didampingi Kepala Dinas Komunikasi, Informatika, dan Statistik (Kominfotik) NTB, Dr. H. Ahsanul Khalik.

‎Gubernur yang akrab disapa Miq Iqbal menyambut baik inisiatif SMSI NTB dalam menyelenggarakan UKW sebagai langkah strategis untuk meningkatkan kompetensi wartawan di daerah.

‎"Saya mengapresiasi ikhtiar SMSI NTB meningkatkan kualitas wartawan. Silakan gunakan gedung Kantor Bank NTB Syariah untuk pelaksanaan UKW, termasuk kebutuhan konsumsi. Soal dukungan lain akan kami upayakan, lalu ditindaklanjuti bersama Dinas Kominfotik," ujar Miq Iqbal.

‎Selain memfasilitasi lokasi pelaksanaan, Pemerintah Provinsi NTB juga berkomitmen memberikan dukungan lain agar pelaksanaan UKW berjalan optimal. Koordinasi teknis selanjutnya akan dilakukan bersama Dinas Kominfotik NTB.

‎Sementara itu, Ketua SMSI Provinsi NTB H. Abdus Syukur, S.H., M.H., menjelaskan bahwa UKW merupakan hasil kolaborasi SMSI NTB dengan Solopos Institute sebagai lembaga penguji. Program tersebut diharapkan mampu melahirkan wartawan yang tidak hanya memiliki kompetensi teknis, tetapi juga menjunjung tinggi profesionalisme dan Kode Etik Jurnalistik.

‎"SMSI menghimpun perusahaan media siber dan sama-sama menjadi konstituen Dewan Pers bersama PWI. Bedanya, PWI beranggotakan wartawan, sedangkan SMSI beranggotakan perusahaan media siber. Melalui UKW, kami ingin memperkuat kualitas SDM pers agar mampu menghadirkan informasi pembangunan yang akurat, objektif, edukatif, dan konstruktif," ujar Abdus Syukur.

‎Ia menilai, peningkatan kompetensi wartawan menjadi kebutuhan mendesak di tengah pesatnya perkembangan media digital dan derasnya arus informasi. Wartawan yang kompeten diharapkan mampu menjaga kualitas produk jurnalistik sekaligus meningkatkan kepercayaan publik terhadap media.

‎Dalam audiensi tersebut, SMSI NTB juga menyampaikan harapan agar Pemerintah Provinsi NTB dapat memberikan dukungan moril maupun pendanaan sesuai kemampuan daerah. Selain itu, SMSI mengundang Gubernur NTB untuk hadir sekaligus membuka secara resmi pelaksanaan UKW yang dijadwalkan berlangsung pada 28–29 Juli 2026.

‎Audiensi berlangsung dalam suasana hangat dan penuh semangat kolaborasi. Hadir mendampingi Ketua SMSI NTB, yakni Sekretaris SMSI NTB M. Tajir Asyjar Djr, Ketua SMSI Kota Mataram Sofiana Mufidah, Ketua SMSI Lombok Barat Idrus Jalmonadi, Ketua Panitia UKW SMSI NTB I Made Sanakumara, serta jajaran pengurus SMSI NTB lainnya.

‎Melalui sinergi antara Pemerintah Provinsi NTB dan SMSI, pelaksanaan UKW diharapkan menjadi momentum penting untuk memperkuat profesionalisme insan pers di Nusa Tenggara Barat. Wartawan yang kompeten dan berintegritas diyakini akan mampu menghadirkan karya jurnalistik yang berkualitas serta berkontribusi positif dalam mendukung pembangunan daerah dan mencerdaskan masyarakat melalui informasi yang akurat dan bertanggung jawab. (SN) 

×
Berita Terbaru Update