SELAPARANGNEWS.COM - Komitmen RSUD dr. R. Soedjono Selong dalam menghadirkan pelayanan kesehatan modern kembali mendapat pengakuan. Rumah sakit milik Pemerintah Kabupaten Lombok Timur itu menerima kunjungan visitasi dari tim Rumah Sakit Universitas Mataram (RS Unram) dalam rangka berbagi pengalaman sekaligus melakukan kajian pengembangan layanan operasi laparoskopi, salah satu metode bedah minimal invasif yang kini menjadi standar pelayanan di berbagai rumah sakit modern.
Kegiatan tersebut menjadi bagian dari upaya meningkatkan mutu pelayanan kesehatan, memperkuat kompetensi tenaga medis, serta membangun kolaborasi antar rumah sakit dalam pengembangan teknologi pelayanan bedah.
Selama kunjungan, tim RS Unram melakukan observasi menyeluruh terhadap kesiapan fasilitas, alur pelayanan, sarana dan prasarana kamar operasi, hingga pelaksanaan tindakan laparoskopi yang telah dikembangkan di RSUD dr. R. Soedjono Selong.
Direktur RSUD dr. R. Soedjono Selong, dr. H. Anjasmoro, Sp.Rad, menyampaikan apresiasi atas kepercayaan dan sinergi yang terjalin antara kedua institusi. Menurutnya, kolaborasi antar rumah sakit menjadi langkah strategis dalam meningkatkan kualitas pelayanan sekaligus mempercepat transfer ilmu pengetahuan dan teknologi di bidang kesehatan.
"Melalui kegiatan visitasi ini, kami dapat saling bertukar pengalaman dan memperkuat kerja sama dalam pengembangan layanan bedah minimal invasif, khususnya operasi laparoskopi. Kami berharap pelayanan ini dapat terus berkembang sehingga masyarakat Lombok Timur mendapatkan akses terhadap layanan kesehatan dengan teknologi yang lebih maju," ujar dr. Anjasmoro.
Ia menegaskan, pengembangan layanan laparoskopi merupakan bagian dari komitmen RSUD dr. R. Soedjono Selong untuk terus menghadirkan inovasi pelayanan kesehatan yang aman, efektif, dan berkualitas sesuai perkembangan ilmu kedokteran.
Dalam forum tersebut, tim RS Unram juga berdiskusi bersama jajaran manajemen rumah sakit, dokter spesialis bedah, dokter anestesi, serta tim kamar operasi mengenai berbagai aspek teknis pelaksanaan operasi laparoskopi. Pembahasan mencakup persiapan pasien, standar operasional tindakan, penggunaan peralatan medis, hingga evaluasi pascaoperasi sebagai bagian dari upaya menjaga mutu pelayanan.
Operasi laparoskopi sendiri merupakan teknik bedah minimal invasif yang dilakukan melalui sayatan kecil dengan bantuan kamera dan instrumen khusus. Metode ini memberikan berbagai keuntungan bagi pasien, di antaranya luka operasi yang lebih kecil, nyeri pascaoperasi yang lebih ringan, masa rawat inap yang lebih singkat, proses pemulihan yang lebih cepat, serta menurunkan risiko komplikasi tertentu dibandingkan metode operasi konvensional.
Melalui penguatan jejaring dan kolaborasi dengan berbagai fasilitas pelayanan kesehatan, RSUD dr. R. Soedjono Selong optimistis kualitas sumber daya manusia, pemanfaatan teknologi medis, serta mutu pelayanan kesehatan akan terus meningkat. Langkah ini diharapkan mampu memberikan akses layanan bedah modern yang semakin mudah dijangkau oleh masyarakat Lombok Timur, sekaligus memperkuat posisi rumah sakit sebagai salah satu pusat rujukan pelayanan kesehatan di wilayah tersebut. (SN)
