![]() |
| Bupati Lombok Timur H. Haerul Warisin atau H. Iron saat menghadiri acara peringatan Maulid Nabi Muhammad SAW di Desa Nyiur Tebel |
SELAPARANGNEWS.COM - Bupati Lombok Timur H. Haerul Warisin atau yang akrab disapa H. Iron menjelaskan sejarah penetapan Hari Lahir Kabupaten Lombok Timur kepada masyarakat saat menghadiri Peringatan Maulid Nabi Muhammad SAW 1448 H di Masjid Raudatul Jannah, Desa Nyiur Tebel, Kecamatan Sukamulia, Kamis (27/8/2026).
Dalam kesempatan tersebut, H. Iron menyampaikan bahwa Pemerintah Kabupaten Lombok Timur telah menetapkan 31 Agustus sebagai Hari Lahir Kabupaten Lombok Timur. Penetapan itu, menurutnya, penting untuk memastikan sejarah daerah memiliki dasar yang jelas dan dapat diwariskan kepada generasi penerus.
Penetapan tersebut merujuk pada dokumen hukum Staatsblad, yakni lembaran resmi pada masa Hindia Belanda. Berdasarkan Staatsblad 1885 Nomor 181, struktur pemerintahan di Pulau Lombok mengalami penyempurnaan dengan pembentukan wilayah yang beribukota di Ampenan.
Selanjutnya, wilayah tersebut dimekarkan menjadi dua kabupaten, yakni Lombok Barat dan Lombok Timur, yang pada awalnya membawahi tujuh distrik, yaitu Pringgabaya, Selong, Sakra, Rarang, Praya, Kopang dan Batukliang.
H. Iron mengatakan, peringatan Hari Jadi ke-131 Lombok Timur tahun ini akan dilaksanakan secara sederhana pada 31 Agustus 2026. Salah satu agenda utama yang disiapkan adalah Tabligh Akbar dengan menghadirkan TGH. M. Zainul Majdi (TGB) sebagai penceramah.
Kegiatan tersebut ditargetkan dihadiri sekitar 16.000 masyarakat Lombok Timur.
Selain Tabligh Akbar, rangkaian peringatan Hari Jadi Lombok Timur juga akan diisi dengan kegiatan sosial berupa operasi dan pengobatan mata gratis, termasuk operasi katarak, yang dilaksanakan selama tiga hari di RSUD Lombok Timur, Labuhan Haji.
Dalam kegiatan tersebut, pemerintah daerah menargetkan sebanyak 500 masyarakat mendapatkan layanan kesehatan mata secara gratis.
Pada kesempatan itu, H. Iron juga memaparkan sejumlah program yang telah dilaksanakan Pemerintah Kabupaten Lombok Timur dalam upaya meningkatkan kesejahteraan masyarakat melalui pelayanan di berbagai bidang.
Ia menyebut berbagai capaian yang diraih selama satu tahun terakhir merupakan hasil kerja keras dan kolaborasi seluruh elemen daerah.
Menurutnya, pembangunan tidak hanya menjadi tanggung jawab pemerintah, tetapi membutuhkan dukungan seluruh unsur masyarakat, mulai dari camat, kepala desa, RT/RW hingga masyarakat secara luas.
H. Iron juga memberikan apresiasi kepada seluruh pengurus masjid yang dinilainya terus berkontribusi aktif dalam mendukung pembangunan daerah.
Dalam rangkaian kegiatan tersebut, Bupati Lombok Timur menyerahkan bantuan sebesar Rp5 juta untuk disalurkan kepada anak-anak yatim dan kaum dhuafa di lingkungan sekitar Masjid Raudatul Jannah Nyiur Tebel.
Sementara untuk pembangunan masjid, H. Iron berjanji akan mengalokasikan bantuan sebesar Rp50 juta. (SN)
