![]() |
| Tangkapan layar Yeyen Safitri dari video yang beredar. Dalam video tersebut nampak botol minuman diduga miras ada di belakang laki-laki yang mengambil video |
SELAPARANGNEWS.COM - Sebuah rekaman video yang diduga memperlihatkan salah seorang anggota DPRD Kabupaten Lombok Timur Yeyen Safitri dari Partai Perindo beredar dan menjadi perbincangan di tengah masyarakat.
Dalam video tersebut, Yeyen terlihat berada di sebuah kawasan pantai bersama seorang perempuan dan dua laki-laki lainnya. Mereka tampak sedang menikmati hidangan dan sekitarnya terlihat sejumlah botol minuman yang secara umum diketahui mengandung alkohol atau tergolong minuman keras (Miras).
Video itu disebut-sebut berasal dari akun Instagram pribadi Yeyen. Namun, tidak lama setelah video tersebut menjadi bahan perbincangan, akun Instagram yang bersangkutan diketahui diprivat dan sejumlah kontennya tidak lagi terlihat.
Media ini mencoba mengkonfirmasi Yeyen Safitri lewat Telepon dan WhatsApp namun tak membuahkan hasil. Akan tetapi, di sejumlah media Yeyen Safitri sudah memberikan klarifikasi, salah satunya di Media Topikterkini.com.
Lewat Media tersebut Yeyen dikatakan membenarkan bahwa dirinya memang berada dalam video tersebut bersama adik dan temannya. “Memang benar saya ada di situ, ada adik saya juga dan teman-teman,” ujar Yeyen dikutip Topikterkini.com, Selasa kemarin. (8/9).
Menurut Yeyen, keberadaan botol minuman beralkohol tidak berarti minuman tersebut dikonsumsi oleh dirinya maupun teman-temannya.
Ia menjelaskan, saat berada di lokasi, dirinya bersama teman-teman hanya memesan makanan dan pizza. Sementara, berbagai jenis minuman memang tersedia di kawasan wisata tersebut.
“Bir itu sangat jelas di video yang beredar. Tidak pernah diminum dan tidak ada yang menuangkan ke dalam gelas. Teman-teman saya juga tidak ada yang bisa minum,” jelasnya.
Yeyen mengatakan, karena tidak ada yang mengonsumsi minuman tersebut, pihaknya kemudian meminta agar botol-botol tersebut dipindahkan dari meja yang mereka gunakan.
“Kami minta meja satu untuk memindahkan minuman tersebut karena tidak ada yang bisa minum,” katanya.
Ia juga menegaskan bahwa kegiatan tersebut dilakukan saat waktu libur dan tidak berkaitan dengan aktivitas kedinasannya sebagai anggota DPRD Lombok Timur.
“Saya pergi bersama teman-teman pada hari libur, bukan hari dan jam kantor,” tegasnya.
Yeyen berharap masyarakat dapat menyikapi informasi yang beredar secara bijak dan tidak terburu-buru mengambil kesimpulan hanya berdasarkan foto maupun potongan video yang beredar di media sosial.
Ia juga meminta agar informasi yang berpotensi menimbulkan persepsi berbeda terlebih dahulu dikonfirmasi kepada pihak yang bersangkutan.
“Saya berharap kalau ada narasi atau berita yang beredar bisa dikonfirmasi terlebih dahulu. Saya juga berharap masyarakat tidak cepat terprovokasi jika ada isu yang belum bisa dipastikan kebenarannya,” pungkasnya.
