![]() |
| Sholawat Akbar SPECTRA Hamzanwadi di Gor Universitas |
SELAPARANGNEWS.COM – Badan Eksekutif Mahasiswa (BEM) Universitas Hamzanwadi menggelar Sholawat Akbar sebagai bagian dari rangkaian kegiatan SPECTRA Hamzanwadi. Kegiatan tersebut menghadirkan Ustadz M. Qodri QH., S.Pd. bersama Hadroh Lombok Sholawat Lovers.
Sholawat Akbar diikuti oleh santri dan santriwati se-Yayasan Hamzanwadi, mahasiswa dan mahasiswi Universitas Hamzanwadi, serta keluarga besar Yayasan Hamzanwadi. Kegiatan berlangsung dalam suasana khidmat dan penuh kebersamaan.
Presiden Mahasiswa BEM Universitas Hamzanwadi, Ahmad Hasbirrosyid, mengatakan Sholawat Akbar tidak hanya dimaknai sebagai kegiatan keagamaan, tetapi juga menjadi ruang refleksi bagi generasi muda di tengah perkembangan zaman dan berbagai persoalan sosial yang terjadi di masyarakat.
“Sholawat bukan hanya tentang bagaimana kita melantunkan pujian kepada Rasulullah SAW, tetapi juga bagaimana nilai-nilai yang beliau ajarkan dapat kita hadirkan dalam kehidupan. Terlebih di tengah berbagai persoalan yang terjadi hari ini, kita perlu kembali menguatkan akhlak, kepedulian, dan nilai kemanusiaan,” ujarnya.
Menurut Ahmad, berbagai persoalan yang belakangan menjadi perhatian publik, termasuk kasus yang terjadi di lingkungan pondok pesantren, menjadi pengingat bahwa lembaga pendidikan harus mampu menjadi ruang yang aman bagi setiap orang untuk belajar dan bertumbuh.
“Pesantren dan lembaga pendidikan memiliki posisi penting dalam membentuk generasi. Karena itu, pendidikan harus berjalan bersama dengan nilai akhlak, perlindungan, penghormatan terhadap sesama, dan tanggung jawab,” lanjutnya.
Ia menegaskan, pendidikan tidak cukup hanya berorientasi pada pencapaian akademik. Pembentukan karakter, kepedulian sosial, serta penguatan nilai spiritual juga menjadi bagian penting dalam mempersiapkan generasi muda menghadapi perubahan zaman.
Melalui SPECTRA Hamzanwadi, BEM Universitas Hamzanwadi ingin menghadirkan ruang bagi mahasiswa dan generasi muda untuk tidak hanya mengembangkan kapasitas intelektual, tetapi juga membangun kepekaan sosial dan spiritual.
“Bagi kami, SPECTRA bukan sekadar rangkaian kegiatan. Ini adalah gagasan untuk menghadirkan ruang di mana mahasiswa bisa bertumbuh, berkolaborasi, berefleksi, dan memberi dampak. Sholawat Akbar menjadi salah satu cara kami mengajak generasi muda untuk kembali melihat bahwa kemajuan harus tetap memiliki pijakan nilai,” pungkas Ahmad.
Kegiatan Sholawat Akbar kemudian menjadi momentum mempererat silaturahmi antara mahasiswa, santri, serta keluarga besar Yayasan Hamzanwadi. Di tengah dinamika perkembangan zaman, kegiatan tersebut sekaligus menjadi upaya merawat tradisi keislaman dan menanamkan nilai-nilai keteladanan Rasulullah SAW kepada generasi muda.
Bagi BEM Universitas Hamzanwadi, spiritualitas dan kemajuan bukanlah dua hal yang harus dipertentangkan. Keduanya justru diharapkan dapat berjalan beriringan agar generasi muda memiliki kecakapan intelektual sekaligus fondasi moral dalam menghadapi berbagai tantangan masa depan. (SN)
