Notification

×

Kategori Berita

Cari Berita

Iklan

Iklan

Indeks Berita

Merasa Diterror, Direktur Selaparang TV Minta APH Usut Tuntas Pelaku

Rabu, 10 Februari 2021 | Februari 10, 2021 WIB Last Updated 2021-04-01T19:46:20Z

Foto: Mobil Dinas Direktur Selaparang TV Yang Dibakar Orang Tak Dikenal

Lombok Timur, Selaparangnews.com – Mobil Dinas dan Motor pribadi Direktur Selaparang TV (STV) dibakar orang tak dikenal (OTK) pada Rabu dini hari tadi, sekitar jam 02:00 Wita saat dirinya membuat laporan tahunan Selaparang TV.

 

Malam itu, kata Direktur Selaparang TV, Lalu. Saparudin Aldi, dia habis berbicara dengan Mantan Kepala Desa Lenek. Dan sekitar Jam  12:00 Wita, dirinya masuk untuk melanjutkan pekerjaan Kantor. Karena Laptopnya bermasalah, dia berhenti sekitar jam 02:00 Wita dan membuka twitter.

 

“Disaat membuka Twitter itulah, saat memasuki Jam 02: 00 Wita, saya mendengar ada suara sepeda motor  ngebut kencang seperti membelah air saking kencangnya,” kata dia. Rabu, 10/02/2021.

 

Dia sempat mengira suara motor yang kencang itu adalah suaran hujan, mengingat intensitas hujan yang cukup tinggi akhir-akhir ini. Akan tetapi. Kata Pria yang akrab dipanggul Mik Apeng itu, tidak lama kemudian terdengar suara ledakan yang membuatnya berhamburan keluar.

 

“Lima menit setelah ada suara motor itu, saya dengar suara ledakan sebanyak dua kali, lalu saya keluar dan melihat sepeda motor di rumah  dan bagian depan mobil dinas kita juga habis terbakar,” ujarnya.

 

Pada waktu itu, katanya, Api sudah cukup tinggi hingga mencapai genteng rumah, karena itulah dia beteriak meminta tolong ke warga sekitar untuk membantu memadamkan api itu.

 

Setelah apinya padam, lanjutnya, di bawah mobil yang terbakar itu ditemukan bekas trai telur. Dia menduga itu digunakan pelaku untuk menyulut api. Sementara di Motor pribadi miliknya tercium bau bensin.

 

Berdasarkan itulah, kuat dugaan bahwa kejadiaan nahas yang menimpa dirinya itu merupakan terror  dengan cara membakar mobil dinas dan motor pribadi miliknya.

 

“Ini dugaan kita, nanti aparat yang akan menyelidikinya,” tegasnya.

 

Dia mengaku sudah melaporkan hal itu ke Polres Lombok Timur dan meminta supaya Kepolisian mengusut tuntas dugaan terror terhadap dirinya itu. “Karena kalau saya lihat peristiwa ini adalah terror terhadap saya sebagai pimpinan Selaparang TV atau secara pribadi saya” ucapnya.

 

Dia mengaku bahwa memang ada yang dicuriaginya. Cuma, dirinya tidak mau melangkahi Aparat Kepolisian yang berupaya untuk membongkar masalah itu.

 

“Nanti hasil interogasi saya oleh pihak kepolisian itu akan jadi alat kepolisian untuk melakuka penyelidikan,” kata dia.

 

Karena sebelumnya, kata Lalu. Saparudin, dia pernah menerima pesan yang bersifat meneror. Dan baginya, kejadian yang dialami semalam itu saling berkaitan satu-sama lain. Menurutnya, dugaan terror itu jelas merusak citra media di Lombok Timur. Karena bagaimanapun juga, dia mengaku lebih dikenal  sebagai  orang yang bergelut di dunia media.

 

“Pada saat media meyelenggarakan peringatan hari pers, ada pihak yang mencoba meneror pelaku media juga,” ujarnya.

 

Karena itulah dia meminta Aparat Kepolisian tak masuk angin dan bersungguh-sungguh dalam membongkar siapa dalang di belakang dugaan terror itu. Dia mengatakan akan melaporkannya ke Polda NTB jika kasus ini tidak ada perkembangan di Polres Lombok Timur. 


“Saya siap mengadukannya ke Polda jika kasus ini tidak ditangani dengan baik,” pungkasnya.

 

Sementara itu, sampai berita ini diturunkan, Kasat Reskrim Polres Lotim saat dikonfirmasi terpisah melalui pesan WhatsApp belum memberikan balasan. Namun, berdasarkan berita dari Media Gledeknews.com dikatakan bahwa Kasatreskrim membenarkan adanya laporan mengenai pembakaran Mobil Dinas dan Motor Pribadi milik Direktur Selaparang TV itu. (yns)

×
Berita Terbaru Update