Notification

×

Kategori Berita

Cari Berita

Iklan

Iklan

Indeks Berita

Upacara Hardiknas 2021 di Sekolah, Bolehkah? Begini Kata Kepala Dikbud NTB

Jumat, 30 April 2021 | April 30, 2021 WIB Last Updated 2021-04-29T18:48:30Z


 

Mataram, Selaparangnews.com - Peringatan Hari Pendidikan Nasional (Hardiknas) tahun 2021 kian dekat. Sementara Pandemi Covid-19 masih menjadi rintangan bagi kita untuk melakukan aktivitas luar rumah yang lebih bebas dan terbuka. 


Namun demikian, pemerintah selalu punya cara untuk menyemarakkan peringatan Hardiknas tersebut dengan memberlakukan aturan tertentu.


Kepala Dinas Pendidikan dan Kebudayaan Provinsi Nusa Tenggara Barat (Dikbud NTB), Dr. H. Aidy Furqon mengatakan bahwa perayaan Upacara Bendera Hardiknas 2021 di Sekolah hanya boleh dilakukan oleh Sekolah yang ada di wilayah zona hijau dan kuning. Itupun kuota pesertanya terbatas.


Katanya, hal itu berdasarkan Surat Menteri Pendidikan dan Kebudayaan Republik Indonesia Nomor: 27664/MPK.A/TU.02.03/2021, tanggal 26 April 2021.


"Sekolah yang berada di zona hijau dan kuning diperkenankan untuk menyelenggarakan Upacara Bendera Hardiknas 2021 secara tatap muka, namun terbatas dan minimalis," ungkap saat dikonfirmasi Kamis kemarin. Jum'at. 30/04/2021.


Selain itu di dia Zona itu, katanya, disarankan untuk mengikuti peringatan Hardiknas 2021 melalui siaran langsung di Kanal youtube Kementerian Pendidikan dan Kebudayaan RI.


"Tema Hari Pendidikan Nasional  tahun ini adalah Serentak Bergerak Mewujudkan Merdeka Belajar," tambahnya.


Aidy juga mengimbau kepada semua sekolah  yang ada di NTB untuk menyelengarakan upacara Hardiknas sesuai dengan situasi di masa pandemi Covid-19 dengan tetap mematuhi protokol kesehatan.


Selain itu, Ia juga mengimbau supaya semua sekolah untuk memasang baliho atau sepanduk di sekitaran lingkungan sekolah dengan model yang sudah ditentukan itu bisa diunduh di laman web Dikbud Provinsi.


"Sekolah juga harus memasang baliho atau spanduk di sekitaran sekolah dengan model yang bisa dilihat di laman web Dikbud Provinsi," tutupnya. (Izi)

×
Berita Terbaru Update