Notification

×

Iklan

Iklan

Forkopimda Lotim Ikuti Rakor Penanganan Inflasi di Daerah Bersama Mendagri Tito Karnavian

Tuesday, November 1, 2022 | November 01, 2022 WIB Last Updated 2022-11-10T10:18:25Z

Rapat koordinasi penanganan inflasi di daerah bersama Menteri Dalam Negeri Muhammad Tito Karnavian

SELAPARANGNEWS.COM - Bupati Lombok Timur H.M. Sukiman Azmy bersama jajaran Forum Komunikasi Pimpinan Daerah (Forkopimda) mengikuti rapat koordinasi (Rakor) pengendalian inflasi di daerah yang diselenggarakan Kementerian Dalam Negeri RI secara virtual, pada Senin kemarin, 31 Oktober 2022.


Rapat yang digelar setiap pekan ini dipimpin langsung Menteri Dalam Negeri Muhammad Tito Karnavian dan diikuti seluruh Kepala Daerah di Indonesia.

Menteri Tito pada kesempatan tersebut menyebutkan bahwa inflasi di Indonesia berada di angka 5,95 perse.

Meskipun Angka itu relatif landai, kata Tito, namun mengalami peningkatan dibanding bulan sebelumnya.

"Pertumbuhan ekonomi juga naik sebesar 5,4 persen karena sumber daya alam dan pembangunan yang cukup merata," ujarnya dikutip dari Website Pemkab Lombok Timur. Selasa, (01/11/2022).

Karena itulah kata Menteri Tito pembangunan masyarakat di perdesaan belum terdampak.

Ia menyebutkan bahwa ada 51 Pemerintah Daerah yang tidak mengalami perubahan atau fluktuasi harga.

Dari 90 lokasi yang dilakukan pengamatan oleh BPS ada 88 daerah mengalami inflasi dan dua daerah yang justru mengalami deflasi.

"Dua daerah itu adalah kabupaten Manokwari dan Mimika," ujarnya.

Menteri Tito menyebutkan beberapa komoditas yang menyumbang inflasi di antaranya adalah tahu mentah dan tempe.

Fluktasi harga dua komoditas tersebut, jelasnya, terjadi di 31 Provinsi. "Tahu mentah di 24 provinsi dan tempe di tujuh provinsi," Imbuhnya.

Hal ini, kata dia, dilihat sebagai dampak fluktuasi harga kedelai sehingga diharapkan menjadi perhatian semua pihak.

Selain itu, sambungnya, yang juga mengalami kenaikan harga adalah cabai rawit, gula pasir, minyak goreng curah, minyak goreng kemasan, daging ayam, daging sapi, dan beras, bawang merah, bawang putih, serta telur ayam.

Mendagri juga menyoroti peran aktif pemerintah daerah dalam hal pelaporan harian inflasi di daerah masing-masing, termasuk upaya penanganan inflasi.

Menutup kegiatan tersebut Mendagri berharap Pemerintah Daerah dapat berkolaborasi dengan Forkopimda dalam struktur tim pengendali inflasi daerah, sehingga dapat memahami dan melakukan intervensi secara detail. Diharapkan dengan kerja sama pusat dan daerah, inflasi dapat dikendalikan. (Yns) 
×
Berita Terbaru Update