Notification

×

Iklan

Iklan

Oknum Petinggi ITDC Diduga Intimidasi Wartawan di Lombok Tengah Gegara Tanya Soal WSBK ke Erick Thohir

Sunday, July 9, 2023 | July 09, 2023 WIB Last Updated 2023-07-09T12:31:11Z

Gambar ilustrasi

SELAPARANGNEWS.COM - Tindakan tidak terpuji diduga dilakukan oknum petinggi ITDC inisial IS terhadap wartawan di Lombok, di sela kunjungan Menteri BUMN Erick Thorir di kawasan The Mandalika, Minggu 9 Juli 2023, hanya gara-gara melontarkan pertanyaan tentang WSBK Mandalika, saat door stop dengan Erick Thohir dan Gubernur NTB Zulkieflimansyah, oknum petinggi ITDC IS diduga melakukan intimidasi kepada wartawan Talikanews.com, Suparman.


"Sejak awal wawancara doorstop dengan Menteri Erick semua berjalan baik. Tapi setelah rombongan Menteri pergi, ibu itu tiba-tiba marah-marah. Dia kesal karena saya bertanya soal WSBK Mandalika," kata Suparman.

Oknum tersebut kemudian melarang Suparman ikut dalam kunjungan lapangan ke Sirkuit Mandalika. "Saya mau naik mobil rombongan wartawan, tapi saya ditarik turun dan dilarang ikut. Ini merupakan intimidasi dan upaya membungkam," katanya.

Persatuan Wartawan Lombok Tengah (PWLT) menyayangkan sikap oknum petinggi ITDC tersebut. Ketua PWLT, Munakir menegaskan, PWLT mengecam tindakan intimidasi terhadap pers seperti yang diduga dilakukan oleh Corsec ITDC IS.

"Seharusnya sikap seperti itu tidak perlu dilakukan. Apalagi pak Menteri Erick Thorir saat itu no problem dan sangat wellcome menjawab semua pertanyaan wartawan termasuk pertanyaan kawan Suparman tentang WSBK," kata Munakir.

Menurut dia, sikap IS bisa dikategorikan sebagai intervensi dan intimidasi terhadap wartawan dan pers secara umum. "Kalau pun ada yang dipermasalahkan saat wawancara, seharusnya sebagai petinggi ITDC bisa menyampaikan dengan cara lebih yang santun. Jangan mengintervensi apalagi intimidasi," tegasnya.

Munakir mengatakan, PWLT akan melakukan langkah somasi kepada ITDC atas kejadian tersebut. "Nanti kita minta kronologinya dari kawan Suparman, lalu kita akan susun langkah untuk melayangkan somasi ke ITDC," ujarnya. (SN) 
×
Berita Terbaru Update