Notification

×

Iklan

Iklan

Ramai Netizen Minta Bupati H. Iron Lihat Kondisi Jalan Desa Lain, Usai Viral Lihat Jalan Berlubang di Desa Lenek Baru ‎

Senin, 10 Agustus 2026 | Agustus 10, 2026 WIB Last Updated 2026-08-10T06:30:20Z

Tangkapan layar komentar warga net di Facebook yang meminta Bupati untuk datang melihat jalan di desanya masing-masing

SELAPARANGNEWS.COM - Aksi Bupati Lombok Timur H. Haerul Warisin yang turun langsung melihat jalan berlubang saat melintas di wilayah Desa Lenek Baru, Kecamatan Lenek, mendapat perhatian luas dari masyarakat.

‎Setelah mengetahui kondisi jalan tersebut, Bupati disebut langsung memerintahkan Dinas Pekerjaan Umum dan Penataan Ruang (PUPR) untuk segera bergerak melakukan penanganan.

‎Respons pun bermunculan di media sosial. Sejumlah netizen mengapresiasi langkah Bupati yang turun langsung melihat kondisi infrastruktur di lapangan. Namun, momentum tersebut juga dimanfaatkan warga untuk menyampaikan sejumlah keluhan terkait kondisi jalan rusak di wilayah lainnya.

‎Sejumlah warga meminta Bupati Lombok Timur tidak hanya melihat kondisi jalan di Desa Lenek Baru, tetapi juga turun meninjau berbagai ruas jalan di desa dan kecamatan lain yang dinilai membutuhkan perhatian.

‎“Jalan wisata Joben, Tetebatu, Kembang Kuning endah Pak Bup. Luèk turis lalu lalang, tangan te lengene,” tulis salah seorang netizen, yang menyarankan agar sejumlah kawasan yang menjadi jalur wisata turut mendapat perhatian.

‎Komentar lainnya menyoroti kondisi jalan di sekitar Montong Gading. Seorang warga menyebut jalan di dekat SMA Semading masih terdapat lubang dan hingga kini belum mendapatkan penanganan.

‎Keluhan serupa datang dari warga yang meminta perhatian terhadap jalan di wilayah Sukarara. Bahkan, ada yang mengingatkan Bupati untuk melihat kondisi jalan yang disebut dapat membahayakan pengendara.

‎“Coba ne pohgading da tpk bpak mesak aken bek seda speda motor ta bpk,” tulis salah seorang netizen, yang pada intinya meminta Bupati melihat langsung kondisi jalan di lokasi tersebut.

‎Selain jalan berlubang, masyarakat juga menyampaikan sejumlah kebutuhan infrastruktur lainnya. Salah satunya terkait jembatan di Selayar menuju Tanjung Luar yang dinilai perlu mendapat perhatian pemerintah.

‎Ada pula warga yang menyampaikan bahwa sejumlah ruas jalan telah lama dikeluhkan masyarakat. Bahkan, salah seorang netizen mengaku terdapat jalan yang sudah dilaporkan sejak sekitar 20 tahun lalu dan pernah ditinjau pejabat bersama jajaran PUPR pada 2023, namun hingga kini belum mendapatkan penanganan.

‎“Mohon juga jalan ini direspons, sudah 20 tahun belum disentuh dan pernah ditinjau oleh PJ Bupati beserta pejabat PUPR di tahun 2023, tapi belum ada tanda hilangnya sampai sekarang,” tulis warga tersebut sembari melampirkan foto kondisi jalan.

‎Sementara itu, sebagian netizen memberikan apresiasi terhadap langkah Bupati yang dinilai responsif ketika menemukan persoalan secara langsung di lapangan.

‎“Ini kerja bagus, jangan cuma kontroversi statement di media yang akhirnya blunder. Ayo Pak Bupati, semangat bangun Lotim,” tulis salah seorang warga.

‎Warga lainnya bahkan berharap pola turun langsung ke lapangan tersebut dilakukan secara rutin, sehingga berbagai persoalan infrastruktur yang selama ini disampaikan masyarakat dapat segera diketahui dan ditindaklanjuti.

‎“Na ia uah ntan Pak Bupati gelek2 langsung tinjau jalan kabupaten kira2 mbe sak perlu ta perbaiki,” tulis netizen lainnya.

‎Selain menyampaikan keluhan, muncul pula usulan agar Pemerintah Kabupaten Lombok Timur menyediakan kanal pengaduan yang mudah diakses masyarakat, khususnya melalui media sosial.

‎Dengan demikian, masyarakat dapat melaporkan secara langsung titik-titik jalan rusak, berlubang maupun infrastruktur lain yang membutuhkan penanganan.

‎Beragam komentar tersebut menunjukkan bahwa persoalan infrastruktur jalan masih menjadi salah satu perhatian masyarakat Lombok Timur. Warga berharap langkah Bupati yang langsung merespons jalan berlubang di Desa Lenek Baru dapat menjadi awal dari penanganan ruas-ruas jalan rusak lainnya di berbagai wilayah.

‎Masyarakat pun berharap, ketika Bupati turun melihat satu titik kerusakan, perhatian serupa juga diberikan terhadap keluhan warga di desa-desa lain yang selama ini menunggu perbaikan. (Yns) 

×
Berita Terbaru Update