Notification

×

Iklan

Iklan

Pemerintah Daerah Harus Berani Jalankan Program Strategis Nasional dan Jelaskan Kepada Masyarakat

Selasa, 30 Desember 2025 | Desember 30, 2025 WIB Last Updated 2025-12-30T14:36:12Z

Sosialisasi Pengawas Bagi Pengawasan Koperasi Merah Putih di Kabupaten Lombok Timur

SELAPARANGNEWS.COM -Bupati Lombok Timur H. Haerul Warisin menegaskan pentingnya keberanian pemerintah daerah dalam menjalankan sekaligus menjelaskan program strategis nasional kepada masyarakat, selama program tersebut dilaksanakan sesuai regulasi yang berlaku.


Hal tersebut disampaikan Bupati saat menghadiri dan membuka secara langsung kegiatan *Sosialisasi Pengawasan bagi Pengawas Koperasi Desa/Kelurahan Merah Putih se-Kabupaten Lombok Timur* yang digelar di Ballroom Kantor Bupati Lombok Timur, Selasa (30/12/2025).


Menurut Bupati, program strategis dari pemerintah pusat tidak boleh hanya dipahami sebagai kewajiban administratif, tetapi harus benar-benar dijalankan secara nyata di daerah dengan landasan hukum yang jelas.


“Program strategis nasional harus berani kita jalankan dan kita jelaskan kepada masyarakat. Selama kita bekerja sesuai aturan dan regulasi, tidak ada yang perlu dikhawatirkan,” tegasnya.


Ia menekankan bahwa Koperasi Desa/Kelurahan Merah Putih merupakan salah satu instrumen penting dalam memperkuat perekonomian desa dan kelurahan. Oleh karena itu, diperlukan komitmen bersama seluruh pihak untuk memastikan koperasi tersebut hadir dan berfungsi optimal di seluruh wilayah Lombok Timur.


Dalam sambutannya, Bupati juga mengajak seluruh peserta untuk berdiskusi secara terbuka guna mencari solusi atas berbagai kendala yang dihadapi di lapangan. Salah satu persoalan utama yang disoroti adalah ketersediaan lahan untuk pembangunan koperasi.


“Kalau ada persoalan lahan, silakan disampaikan. Kita carikan solusi bersama. Ini menjadi pekerjaan rumah kita, terutama bagi desa-desa yang sama sekali belum memiliki lahan,” ujarnya.


Bupati mengungkapkan bahwa saat ini terdapat 26 desa di Lombok Timur yang belum memiliki lahan untuk pembangunan Koperasi Desa/Kelurahan Merah Putih. Ia pun meminta Sekretaris Daerah Lombok Timur untuk melakukan pendataan secara rinci terhadap kendala yang dihadapi desa-desa tersebut.


Selain itu, Bupati Haerul Warisin memotivasi para kepala desa agar tidak ragu dalam menjalankan program pemerintah, selama pelaksanaannya sesuai dengan ketentuan hukum. Ia juga mengingatkan pentingnya menjaga keharmonisan dan sinergi dengan seluruh pihak demi kelancaran program.


Sementara itu, Dandim 1615 Lombok Timur Letkol Infanteri Eky Anderson memaparkan perkembangan pembangunan Koperasi Desa/Kelurahan Merah Putih di Lombok Timur. Saat ini, kata dia, terdapat 32 titik yang telah siap dibangun.


Namun demikian, masih terdapat sejumlah kendala, seperti ukuran lahan yang tidak sesuai, lokasi yang kurang strategis dan jauh dari permukiman, tidak adanya akses jalan, status lahan yang belum jelas, serta proses perizinan yang masih berjalan.


Untuk mengatasi kendala tersebut, telah dilakukan berbagai langkah, antara lain koordinasi intensif dengan pemerintah daerah dan pihak terkait, optimalisasi peran Babinsa dan Koramil dalam pendataan, pelaporan dan monitoring progres pembangunan melalui portal, percepatan pengadaan tenaga kerja dan material sesuai kemampuan wilayah, serta evaluasi dan pelaporan berkala.


Kegiatan sosialisasi tersebut dilanjutkan dengan diskusi interaktif yang dimoderatori langsung oleh Sekretaris Daerah Lombok Timur. Dalam kesempatan itu, Sekda menegaskan bahwa forum tersebut diharapkan mampu menjadi ruang solusi atas berbagai kendala desa, sekaligus menegaskan kembali bahwa kepala desa tidak perlu khawatir terhadap persoalan hukum selama program dilaksanakan sesuai regulasi.


Sehari sebelumnya, Pemerintah Kabupaten Lombok Timur juga telah melaksanakan sosialisasi kelembagaan bagi pengurus Koperasi Desa/Kelurahan Merah Putih sebagai bagian dari penguatan tata kelola koperasi di tingkat desa dan kelurahan. (SN) 

×
Berita Terbaru Update